LIPUTAN BEKASI – Presiden Jokowi akan melakukan kuker ke Provinsi Kalimantan Selatan tepatnya pada hari ini, sementara itu di waktu yang bersamaan Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia atau BEM SI berencana mengggelar demo di tempat Istana Kepresidenan, Jakarta, pada hari Kamis tanggal 21 Oktober.
Jokowi sendiri telah meninggalkan Jakarta pada pukul 07.30 WIB. Ia berangkat dari Pangkalan TNI AU Halim PerdanaKusuma dengan menggunakan Pesawat Kepresidenan Indonesia-1.
“setibanya di Pangkalan TNI AU Syamsudin Noor, yang berada di Kota Banjarbaru, Presiden akan langsung melanjutkan perjalanan menuju ke Kabupaten Tanah Bumbu, dengan menggunakan helicopter Super Puma milik TNI AU,” dilansir dari keterangan tertulis Sekretariat Presiden, pada Kamis 21 Oktober.
Dalam kunjungannya itu, Presiden akan meresmikan pabrik biodiesel yang berada di Tanah Bambu.
Baca Juga: WOM Finance dan BAZNAS Gelar Khitanan Massal di Bekasi
Setelah melakukan peresmiannya, ia akan kembali melanjutkan perjalananya ke Kota Banjarmasin.
Mantan dari Gubernur DKI Jakarta itu direncakan meninjau Covid-19 di RSUD Dr. H. Moch. Ansari Saleh.
Ia juga dijadwalkan akan menyapa para peserta vaksinisasi di sejumlah titik yang berada di Provinsi Kalimantan Selatan via telekonferensi video.
Baca Juga: Mobil Truck Pembawa Rongsok Ambruk, Akibat Jalan Rusak di Rumbia - Pebayuran
“sebelum melakukan perjalanan balik ke Jakarta, Presiden akan meninjau sekaligus meresmikan Jembatan Sei Alalak yang berada di Kota Banjarmasin,” kata Setpres.
Jokowi di damping Menteri Sekretaris Negara Pratikno dan Menteri BUMN bernama Erick Thohir dalam kunjungan kerjanya kali ini.
Heru Budi Hartono Kepala Sekretariat Presiden, Sekretaris Militer Presiden TNI M. Tony Harjono, dan yang terakhir ada Komandan Paspampres Mayjen TNI Tri Budi Utomo juga ikut serta dalam kunjungan ini.
Baca Juga: Sebanyak 6.932 Orang Mengunjungi TMII Saat Libur Maulid Nabi
Saat presiden tidak berada di Jakarta, BEM SI menyelenggarakan unjukrasa di depan istana. Aksi unjuk rasa ini dilakukan dalam rangka 7 tahun pemerintahan presiden Joko Widodo.
BEM SI menilai kepemimpinan dari Jokowi sendiri tidak membuahkan hasil apa apa selama dua periode ia menjabat.
Mereka juga menilai tidak adanya terobosan yang dilakukan oleh Jokowi guna untuk mengatasi masalah yang ada di Indonesia.***
Artikel Terkait
KPK Menggeledah Rumah Dinas dari Bupati Kuansing
Menurut Hasil Survei : sebesar 48.2 persen Pemberantasan Korupsi di Indonesia dinilai sangat buruk
Kemenag masih berupaya turunkan harga paket umrah bagi Jemaah Indonesia
Banjir merendam kampung bojong cilebut usai diguyur hujan deras pada Selasa Petang
Dipindahkan ke Humas Polda Metro Jaya, Jacklyn Choppers Bakal Diberi Tugas Kelola Media Social
Sebanyak 6.932 Orang Mengunjungi TMII Saat Libur Maulid Nabi