Ada pula yang mengaku hanya berbekal hasil tangkapan layar sertifikat vaksin milik orang lain untuk mengecoh petugas keamanan mal, stasiun, dan sebagainya.
Baca Juga: HyperX Bergabung Dengan Daftar Mouse Yang Kompatibel Dengan NVIDIA Reflex
Ada lagi orang yang meminjam akun PeduliLindungi milik orang lain.
Praktik-praktik lancung itu masih terus terjadi.
Para personel satuan pengamanan memang berpeluang besar terkecoh. Apalagi, tak semua dari mereka memiliki pengetahuan mumpuni tentang teknologi informasi.
Oleh karena itu, sekali lagi, mekanisme penapisan lebih baik diubah, dari semula client-side authentication menjadi server-side authentication.
Manajemen mal, pusat perbelanjaan atau lokasi lain harus membekali para personel satuan pengamanan dengan perangkat untuk memeriksa jati diri pengunjung.
Saat ini, pekerjaan itu dapat dilakukan secara sederhana dengan menggunakan telefon pintar.***
Artikel Terkait
Pasukan Yaman Bentrok dengan Pasukan Pemberontak, Lebih dari 140 orang meninggal
Punya Riwayat Gangguan Jiwa, Ini Dia Pria Tersangka Penyerangan Ustadz di Batam
Kurang Bayar Jasa Kencan, Seorang Pria Nekat Bunuh Wanita Hingga membusuk di Sumatera Selatan
Harga Telur Jeblok, Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi Siap Borong untuk Bansos
Lucinta Luna Memanfaatkan Tubuhnya untuk Meraih Pundi-Pundi Kekayaan
Ungkap Harta Tersangka Korupsi Azis Syamsuddin, dari Motor Beat sampai Land Cruiser
Fadli Zon dan Rocky Gerung Sindir Jokowi Perihal Pencitraan : Skenario Istana Negara, Jangan ada Kebocoran
Manfaat Buah Lemon Untuk Kesehatan, Bisa Menjaga Kesehatan Kulit
Susah Move On, 10 Cara Menenangkan Hati Mu Setelah Putus Cinta
Biji Nangka Rebus bisa Melawan Kanker? Ternyata ini Alasannya