• Kamis, 23 September 2021

MPR Akan Bahas Pokok-Pokok Haluan Negara, Bukan Amandemen UUD 1945 Membahas Masa Jabatan Presiden

- Minggu, 5 September 2021 | 10:02 WIB
Ketua MPR RI, Bambang Soesatyo. (mpr.go.id)
Ketua MPR RI, Bambang Soesatyo. (mpr.go.id)

LIPUTAN BEKASI - Pada akhir September 2021 akan didiskusikan secara berkala oleh Ketua MPR Bambang Soesatyo membahas PPHN ( Pokok-Pokok Haluan Negara ).

Diskusi ini adalah diskusi publik untuk membantah wacana masa jabatan presiden tiga periode dan menyerap aspirasi masyarakat terhadap PPHN.

Baca Juga: Pandemi Covid-19 Masih Dimanfaatkan Orang Untuk Berbuat Baik Dan Berbuat Jahat Dari Segi Ekonomi Dan Sosial

Bambang Soesatyo menjelaskan, "Dari berbagai aspirasi publik yang diserap MPR terlihat dengan jelas bahwa Indonesia sangat membutuhkan PPHN sebagai bintang penunjuk arah pembangunan, guna mencegah negara tanpa arah," ucap Bamsoet.

MPR periode 2019-2024 akan melakukan diskusi ini dan menyiapkan PPHN adalah langkah melanjutkan amanat dari MPR periode-periode sebelumnya.

Baca Juga: Kylian Mbappe, Pemain Yang Mempunyai Semua Kualitas Dan Pemain Masa Depan Los Blancos

"Keberadaan PPHN juga akan memperkokoh integrasi bangsa dalam semangat persatuan dan kesatuan, yang berdasar kepada Pancasila dan UUD Tahun 1945 dalam wadah Negara Kesatuan Republik Indonesia yang ber-Bhinneka Tunggal Ika," Lanjut Ketua MPR 2019-2024 ini.

Pembangunan dari satu periode keperiode selanjutnya harus saling berkesinambungan itu yang tertuang dalam PPHN ini. BamSoet juga berujar PPHN juga menjamin keberlangsungan kepemimpinan nasional yang ontentik, konstitusional, kuat, stabil dan berwibawa.

Pakar Akademisi dari berbagai Ilmu Disiplin juga dilibatkan dalam Rancangan PPHN dan Naskan Akademiknya.

Baca Juga: Vaksinasi Guru di Kabupaten Bekasi Sudah Mencapai 83 Persen, PTM Siap Dilaksanakan

Halaman:

Editor: Rahmat Fauzy

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X