“Kalau saya sih berharap para pedagang bisa tetap produksi, misalnya dengan cara mengurangi ukuran tahu tempe di pasaran, dengan begitu para pedagang bisa tetap menjalankan roda perekonomiannya dan ketersediaan tahu tempe tetap ada di pasaran,” harapan Helmi.***
Sumber Berita : Portal Berita Kabupaten Bekasi / Reporter : Fuad Fauzi
Artikel Terkait
Harga Minyak Anjlok Setelah Kemarin Tembus Rekor Terbaru
Produksi Minyak Goreng 14 Ribu Perliter akan Dimulai Januari 2022, Siap Beredar Dipasaran
Ritel Modern Ramai Diserbu oleh Pasukan Emak-Emak, Minyak Goreng Sentuh Harga 14.000 per Liter
CATAT! Mulai 1 Februari Diberlakukan Harga Eceran Tertinggi Minyak Goreng Dengan Kebijakan DMO
Pemerintah Tetapkan HET Minyak Goreng, Berlaku 1 Februari 2022
Kelangkaan Minyak Goreng Kembali Melanda, Gus Nadir Minta Presiden Turun Tangan
Satgas Pangan Temukan Tumpukan 1,1 Juta Liter Minyak Goreng di Sumut, Tagar Salim Group Nimbun Migor Meroket
4 Penyebab Minyak Goreng Langka dan Mahal di Pasaran
Harga Kedelai Mahal, Pengrajin Tempe dan Tahu di Pandeglang Mogok Produksi Hari Ini
Kedelai Impor Mahal, Kenapa Tidak Memakai Kedelai Lokal, Berikut Penjelasannya