LIPUTANBEKASI.COM - Hasil temuan Satgas Pangan tentang tumpukan 1,1 juta liter minyak goreng di lubuk Pakam, Deli Serdang, Sumatera Utara bersamaan dengan maraknya kelangkaan minyak goreng di tanah air.
Minyak goreng dengan jumlah fantastis tersebut terdapat dalam sebuah gudang produsen minyak goreng Salim Group.
Selain itu, ada dugaan permainan kartel dalam penimbunan minyak goreng berskala besar tersebut tersebut.
Namun demikian, produsen minyak goreng Salim Group membantah melakukan penimbunan.
Baca Juga: Kelangkaan Minyak Goreng Kembali Melanda, Gus Nadir Minta Presiden Turun Tangan
Salim Group mengaku, stok minyak goreng tersebut merupakan pesanan dari pelanggan yang akan didistribusikan beberapa hari ke depan.
Stok minyak goreng dengan jumlah fantastis itu diprioritaskan untuk pabrik mi instan.
Menanggapi temuan tersebut, Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi menduga ada pihak yang memang sengaja dan mencari kesempatan.
Baca Juga: Jadwal Pertandingan dan Live Streaming BRI Liga 1 Indonesia Hari Ini
"Ditengah kesulitan masyarakat saat ini, masih ada saja, pasti oknum-oknum yang cari kesempatan. Kuat dugaan saya, dibalik kelangkaan minyak goreng belakangan ini pasti ada pemain di belakangnya," ungkap Edy Rahmayadi melalui akun Twitter Pribadinya @RahmayadiEdy
Selain itu, Edy Rahmayadi juga mengingatkan kepada pihak yang mencoba mencari keuntungan dari penderitaan rakyat akibat kelangkaan minyak goreng tersebut.
"Intinya jangan coba-coba bermain diatas penderitaan rakyat, apalagi saat pandemi ini," sambungnya.
Baca Juga: Sejarah Kota Bekasi : Hingga Terbentuknya Kota Bekasi Saat Ini (Part 3)
Selain mendapat tanggapan serius dari Gubernur Sumatera Utara, informasi penimbunan minyak goreng itu pun menjadi trending topik pembahasan warganet.
Tagar Salim Group Nimbun Migor (#SalimGroupNimbunMigor) pun menjadi trending di media sosial Twitter.
Artikel Terkait
Harga Minyak Anjlok Setelah Kemarin Tembus Rekor Terbaru
Produksi Minyak Goreng 14 Ribu Perliter akan Dimulai Januari 2022, Siap Beredar Dipasaran
Ritel Modern Ramai Diserbu oleh Pasukan Emak-Emak, Minyak Goreng Sentuh Harga 14.000 per Liter
CATAT! Mulai 1 Februari Diberlakukan Harga Eceran Tertinggi Minyak Goreng Dengan Kebijakan DMO
Pemerintah Tetapkan HET Minyak Goreng, Berlaku 1 Februari 2022
Kelangkaan Minyak Goreng Kembali Melanda, Gus Nadir Minta Presiden Turun Tangan