Kelangkaan Minyak Goreng Kembali Melanda, Gus Nadir Minta Presiden Turun Tangan

photo author
Sidik Irawan, Liputan Bekasi
- Minggu, 20 Februari 2022 | 13:01 WIB
Rebutan minyak goreng yang terjadi di salah satu pusat perbelanjaan yang ada di Kota Makassar. (Tanggkapan layar video Twitter/@Daeng_Info)
Rebutan minyak goreng yang terjadi di salah satu pusat perbelanjaan yang ada di Kota Makassar. (Tanggkapan layar video Twitter/@Daeng_Info)

LIPUTANBEKASI.COM - Kasus kelangkaan minyak goreng kembali terjadi dan menyita perhatian publik.

Salah satu video viral yang beredar di media sosial, memperlihatkan kejadian perebutan dan antrian pembelian minyak goreng di daerah Makassar, Sulawesi Selatan.

Diketahui, perebutan minyak goreng tersebut terjadi pada 16 Februari lalu di salah satu pusat perbelanjaan yang ada di Kota Makassar.

Selain di Kota Makassar, peristiwa perebutan minyak goreng juga terlihat di pusat perbelanjaan yang ada di Kab. Bojonegoro, Jawa Timur.

Baca Juga: Jadwal Pertandingan dan Live Streaming BRI Liga 1 Indonesia Hari Ini

Bersamaan dengan isu kelangkaan minyak goreng, beredar pula isu terjadi penimbunan minyak goreng yang terjadi di wilayah Sumatera.

Melalui Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) sedang melakukan penelusuran terkait dugaan penimbunan minyak goreng di Deli Serdang, Sumatera Utara.

Diduga kuat ada indikasi kartel yang bermain dalam hal penimbunan sehingga menyebabkan terjadinya kelangkaan minyak goreng tersebut.

Baca Juga: Sejarah Kota Bekasi : Hingga Terbentuknya Kota Bekasi Saat Ini (Part 3)

Menanggapi ramainya foto dan video yang beredar terkait antrean dan perebutan minyak goreng tersebut, Nadirsyah Hosen pun ikut berkomentar.

Melalui akun media sosial Twitter pribadinya, Nadirsyah Hosen meminta kepada Presiden Joko Widodo untuk turun tangan menyelesaikan permasalahan kelangkaan minyak goreng.

"Pak @jokowi negara tidak boleh kalah dengan mafia minyak goreng," tulis Gus Nadir dalam akun Twitter pada Minggu, 20 Februari.

Baca Juga: Sejarah Kota Bekasi : Sebelum Tahun 1949, Hindia - Belanda (Part 2)

"Ironis, rakyat antri beli minyak goreng di saat Indonesia sudah merdeka. Harus segera turun tangan, Pak Presiden," tutupnya.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Supriyatna

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X