LIPUTANBEKASI.COM - Perdebatan tentang takdir dan kebebasan manusia menjadi salah satu pokok pembahasan yang mewarnai sejarah perkembangan Islam.
Bahkan sampai sekarang, perdebatan tentang takdir dan kebebasan manusia pun masih sering menggema di kalangan ulama-ulama al-kalam maupun para teolog.
Lantas bagaimana Nabi Muhammad Saw dan para sahabat menyikapi tentang takdir Allah Swt?
Mutiara hikmah kali ini mengulas kajian keilmuan yang disampaikan oleh Quraish Shihab tentang takdir.
Dalam kajiannya, Quraish Shihab menyebut, pada zaman Nabi Muhammad Saw hingga pada masa pertengahan kepemimpinan Sayyidina Umar bin Khattab pembahasan tentang takdir tidak menjadi persoalan.
Pada masa tersebut, para sahabat memahami takdir sebagai penyerahan diri kepada Tuhan, sehingga para sahabat tidak lagi bertanya tentang takdir.
Namun pada masa akhir kepemimpinan Sayyidina Umar bin Khattab, pembahasan tentang takdir mulai muncul.
Baca Juga: Inilah Lirik Lagu ‘Ada Untukmu’ yang Sering Seliweran di Sosmed Kalian, Penasaran Lagu Siapa?
Meskipun Sayyidina Umar bin Khattab sendiri tidak senang berbicara tentang takdir karena menganggap persoalan takdir tidak perlu dibahas.
"Beliau (Sayyidina Umar bin Khattab) memahami yang penting kita berusaha, dan setelah ada hasil maka itu menjadi takdir Tuhan," jelas Quraish Shihab.
Pada suatu ketika, saat Sayyidina Umar bin Khattab ingin bepergian ke Syam dan Damaskus, namun di saat yang bersamaan ada wabah yang sedang melanda, sehingga Beliau membatalkan perjalanannya.
Baca Juga: Polisi Ralat Korban Tewas Kecelakaan Maut di Balikpapan
Mendapati hal tersebut, sahabat Nabi Saw yang lain, Abu Ubaidah Ibn Jarrah yang merupakan panglima perang dan ahli siasat bertanya kepada Sayyidina Umar bin Khattab.
"Wahai Umar, apakah kamu lari dari takdir?"
Artikel Terkait
Mutiara Hikmah Quraish Shihab, Nasihat Sayyidina Ali untuk Putranya Sayyidina Hasan, Bagian 1
Mutiara Hikmah Quraish Shihab, Nasihat Sayyidina Ali untuk Putranya Sayyidina Hasan, Bagian 2
Mutiara Hikmah Quraish Shihab, Nasihat Sayyidina Ali untuk Putranya Sayyidina Hasan, Bagian 3
Mutiara Hikmah Quraish Shihab, Nasihat Sayyidina Ali untuk Putranya Sayyidina Hasan, Bagian 4
Mutiara Hikmah Quraish Shihab, Nasihat Sayyidina Ali untuk Putranya Sayyidina Hasan, Bagian 5
Mutiara Hikmah Quraish Shihab, Nasihat Sayyidina Ali untuk Putranya Sayyidina Hasan, Bagian 6
Mutiara Hikmah Quraish Shihab, Nasihat Sayyidina Ali untuk Putranya Sayyidina Hasan, Bagian 7
Mutiara Hikmah Quraish Shihab, Nasihat Sayyidina Ali untuk Putranya Sayyidina Hasan, Bagian 8 Penutup
Mutiara Hikmah Quraish Shihab, Makna Bil Walidaini Ihsana atau Akhlak Kepada Orang Tua