LIPUTANBEKASI - Sejarah Kota Bekasi setelah tahun 1949 ditandai aksi unjuk rasa sekitar 40.000 rakyat Bekasi pada tanggal 17 Februari 1950 di alun-alun Bekasi.
Hadir pada acara terseut Bapak Mu’min sebagai Resuden Militer Daerah V. Inti dari unjuk rasa tersebut adalah penyapaian pernyataan sikap sebagai berikut.
Rakyat Bekasi mengajukan usul kepada pemeritah pusat agar Kabupaten Jatinegara diubah menjadi Kabupaten Bekasi.
Baca Juga: Model Novi Amelia Akhiri hidupnya dengan Bunuh Diri diduga akibat gangguan Mental
Rakyat Bekasi tetap berdiri di belakang pemerintah Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Dan berdasarkan Undang-undang No 14 tahun 1950 terbentuklah Kabupaten Bekasi, dengan wilayah terdiri dari empat kewedanan, 13 kecamatan, (termasuk Kecamatan Cibarusah) dan 95 desa.
Angka-angka itu sevara simbolis diungkapkan dalam lambang Kabupaten Bekasi dengan motto “Swantara Wibawa Mukti”,
Baca Juga: Gejala Omicron yang Mirip Gejala Flu, Pengobatan Rumahan Bisa dengan Madu
Pada tahun 1960 kantor Kabupaten Bekasi berpindah dari Jatinegara ke Kota Bekasi yang terletak di Jalan H Juanda.
Kemudian 1982 saat Bupati dijabat oleh Bapak H Abdul Fatah, gedung perkantoran Pemerintah Kabupaten Bekasi kembali dipindah ke Jalan Ahmad Yani No 1 Bekasi.
Pasalnya, perkembangan Kecamatan Bekasi menuntut dimekarkannya Kecamagan Bekasi Utara, yang seluruhnya menjadi 18 kelurahan dan 8 desa.
Baca Juga: Vaksinasi Serentak Dilakukan di 34 Provinsi di Indonesia, Ada Vaksin Lanjutan dan Vaksin Booster
Peresmian kota administratif Bekasi dilakukan oleh Menteri Dalam Negeri pada tanggal 20 April 1982, dengan wali kota pertama dijabat leh Bapak H Soedjono (1982-1988).
Tahun 1988 Wali Kota Bekasi dijabat oleh Bapak Drs Andi Sukardi (1988-1991). Kemudian diganti oleh Bapak Drs H Khailani AR (1991-1997).
Baca Juga: Dorong Kemajuan Koperasi dan UKM, Pj. Bupati Bekasi Tanda Tangan MoU dengan PT Hyundai
Selanjutnya, berdasakran hasil pemilihan terhitung mulai tanggal 23 Februari 1998 Wali Kota Madya Kepala Daerah tingkat II Bekasi definitif dijabat oleh Bapak Drs H Nonon Sonthanie (1998-2003).
Setelah pemilihan umum berlangsung terpilihlah Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bekasi yakni Ahmad Zurfaih dan Mochtar Mohamad periode 2003-2008.
Kemudian pada periode 2008-2013 terpilih kembali Mochtar Mohamad sebagai Wali Kota Bekasi dan Rahmat Effendi sebagai Wakil Wali Kota Bekasi.
Baca Juga: Sifat dan Karakter Wanita Pisces yang harus kamu ketahui
Tahapan pemilihan kembali digelar, pasangan Rahmat Effendi dan Ahmad Syaikhu terpilih menjadi Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bekasi periode 2013-2018.
Artikel Terkait
Lontong Tuyuhan Bukan Sekedar Lontong, Kaya akan Rasa dan Nilai Sejarah
Mengenang Tragedi G30S PKI, Sejarah Kelam Bangsa Indonesia Hingga Pembunuhan 7 Perwira Pada 30 September 1965
Kisah Sejarah dari Dalgona, Tak Semanis Dari Rasanya
Hari Santri Nasional Ditetapkan Setiap 22 Oktober, Begini Sejarah dan Makna Pentingnya
Sejarah Awal Mula Nama Rawalumbu yang Merupakan Salah Satu Kecamatan di Kota Bekasi
Sejarah Bangunan Peninggalan Belanda Ir. Soekarno dan H.M Yasin di Pebayuran - Bekasi
Tahun Baru 2022 Akan Menjadi Momen Sejarah, Karena Akan Berlangsung Final Piala AFF 2020 Indonesia vs Thailand
Sejarah Islamic Centre Kota Bekasi, Penggagasnya K.H. Noer Alie Wafat Sebelum Diresmikan
Sejarah Libur Nasional Tahun Baru Imlek di Indonesia
Sejarah Valentine Day Diperingati Sebagai Hari Kasih Sayang 14 Februari