Sejarah Awal Mula Nama Rawalumbu yang Merupakan Salah Satu Kecamatan di Kota Bekasi

photo author
Dicky Ismail, Liputan Bekasi
- Rabu, 27 Oktober 2021 | 11:00 WIB
Fly Over KH. Noer Ali, Kota Bekasi ( Instagram/@bekasi.today)
Fly Over KH. Noer Ali, Kota Bekasi ( Instagram/@bekasi.today)
 
LIPUTAN BEKASI -  Pemerintah kota Bekasi melalui Peraturan Daerah Nomor 14 Tahun 2000 resmi memekarkan wilayah Kecamatan Bekasi Timur menjadi dua kecamatan.
 
Kecamatan baru, yang diresmikan Pemerintah Kota Bekasi adalah Kecamatan Rawalumbu.
 
Kecamatan Rawalumbu terbagi menjadi 4 kelurahan, yaitu Bojongmenteng, Bojongrawalumbu, Pengasinan, dan Sepanjangjaya.
 
Kecamatan tersebut memiliki luas wilayah sekitar 1500 hektar.
 
 
Dilansir Liputanbekasi.com dari infobekasi.co.id dari Instagram @kotabekasikeren, pada mulanya daerah paling terkenal di Rawalumbu adalah kampung Rawarokok. 
 
Sebab, di sana ditemukan tanaman tembakau yang merupakan bahan dasar untuk membuat rokok.
 
Seiring berkembangnya pembangunan infrastruktur seperti jalan Tol Jakarta-Cikampek yang dibangun pada tahun 80-an, jumlah penduduk di Bekasi semakin banyak. 
 
 
Di Rawalumbu kemudian berdiri beberapa pemukiman besar seperti, Taman Narogong Indah, Perumahan Bumi Bekasi Baru, Pondok Hijau Permai, dan lainnya.
 
Sementara itu, nama Rawalumbu sendiri diambil dari dua suku kata, yaitu Rawa dan Lumbu. Rawa berarti rawa-rawa atau sebuah lahan yang terdapat genangan yang terus menerus. 
 
Sedangkan Lumbu adalah sebutan makhluk halus. Konon, ada sebuah cerita seorang pengembala yang tiba-tiba menghilang. 
 
 
Isu yang beredar, penggembala tersebut dibawa oleh Lumbu. Sejak saat itulah wilayah ini disebut Rawalumbu.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Refly Rafesqy

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X