Sejarah Valentine Day Diperingati Sebagai Hari Kasih Sayang 14 Februari

photo author
Siti Muspiroh, Liputan Bekasi
- Sabtu, 5 Februari 2022 | 10:05 WIB
Ilustrasi sejarah valentine Day diperingati sebagai hari Kasih sayang 14 Februari. (Pixabay/Lacheev)
Ilustrasi sejarah valentine Day diperingati sebagai hari Kasih sayang 14 Februari. (Pixabay/Lacheev)

LIPUTANBEKASI.COM – Valentine Day atau Hari Valentine diperingati sebagai hari kasih sayang pada tanggal 14 Februari di setiap tahun nya.

Valentine Day dimaknai sebagai hari di mana sepasang kekasih mengekspresikan kasih sayang mereka dengan memberikan surat atau hadiah.

Perayaan ini biasanya dirayakan setiap tanggal 14 Februari, namun sekarang makna Valentine Day sudah diperluas untuk mengekspresikan kasih sayang antara keluarga dan teman.

Lantas apa yang sebenarnya terjadi pada tanggal 14 Februari sehingga diperingati sebagai Valentine Day?

Baca Juga: Lonjakan Covid-19 Terus Mengkhawatirkan, Jokowi Peringatkan untuk Tetap Tenang

Nama valentine berasal dari salah satu santo atau orang suci dari agama kristen yang memiliki akhir kisah cinta yang tragis.

Namun sebenarnya perayaan ini juga telah dirayakan sejak masa yang lebih lampau.

Dilansir dari Today I Found Out, pada masa Romawi kuno, tanggal 13, 14, dan 15 Februari diperingati sebagai Lupercalia atau festival kesuburan dan kesehatan.

Baca Juga: Politisi Partai Gelora Indonesia Muhamad Fauzi Mengucapkan 'Selamat Milad HMI ke-75'

Pada awalnya, festival ini berasal dari nama seorang dewa bernama Lupercus dan sebenarnya berisi tentang perayaan agar hewan ternak yang dimiliki selalu subur dan sehat.

Seiring waktu, festival ini menjadi pemujaan terhadap pendiri kota Roma yaitu Romulus dan Remus agar memberikan kesehatan dan kesuburan pada penduduk.

Kesuburan yang diberikan pun bukan hanya sebatas kepada hewan ternak saja tetapi juga pada wanita-wanita yang berada di wilayah kerajaan Romawi.

Baca Juga: Lirik Lagu dan Chord Lost Stars dari Adam Levine, Soundtrack Film Begin Again

Disebut juga bahwa pada festival tersebut biasanya juga dilakukan perjodohan antara pria dan wanita.

Pada perjodohan tersebut seorang pria akan menarik secara acak nama wanita yang dipilihnya lalu mereka akan bersama selama festival tersebut berlangsung.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Supriyatna

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X