LIPUTANBEKASI.COM – Sungai terpanjang di Sumatra yang menyimpan jejak peradaban sebagai sumber kekayaan sejarah dan belum banyak diketahui oleh masyarakat Indonesia.
Kekayaan tersebut menjadi nilai sejarah yang memorable dalam cerita sungai terpanjang di Sumatera ini sebagai situs warisan budaya yang penuh dengan jajak peradaban.
Ini lah Sungai Batanghari, sungai terpanjang di Sumatra yang meninggalkan jejak peradaban sejak zaman prasejarah.
Dilansir dari video yang diunggah oleh akun Instagram @historidotid, Sungai Batanghari merupakan sungai yang memiliki hulu di kawasan Gunung Rasan, Sumatera Barat membentang hingga membelah Sebagian wilayah Jambi.
Baca Juga: Top 8 Lagu BTS Yang Wajib Kamu Dengar Pilihan ARMY
Dan bermuara di pantai timur wilayah Sumatra yang menghadap ke Laut Cina Selatan sebagai simbol kekayaan alam.
Sungai Batanghari memiliki keunikan dan cerita sejarah yang merupakan peninggalan jejak peradaban di sepanjang aliran sungai seperti diantaranya kompleks Percandian Muarajambi.
Kemudian terdapat pula jejak peradaban berupa benda bersejarah masa lalu yaitu Koto Kandis, Padang Roco, Pulau Sawah, dan Solok Sipin.
Baca Juga: Sinopsis Film Horor ‘The Chalk Line’ Tayang Di Netflix
Benda-benda bersejarah tersebut berada di beberapa titik tempat di sepanjang sungai Batanghari dan memiliki nilai historis yang tak ternilai bagi masyarakat lokal.
Selain itu, cerita sejarah lainnya tentang Kehidupan di Kawasan sungai batanghari sudah terlihat sangat tua karena adanya pengaruh prehistori yang ditemukan hingga Kawasan pegunungan kerinci.
Dahulu, sejak abad ke-3 sungai Batanghari sudah digunakan sebagai jalan penghubung antara dunia luar dengan masyarakat yang tinggal di pedalaman Jambi.
Baca Juga: Rekomendasi 11 Serial Drama Korea Romantis, Bikin Kamu Baper Wajib Ditonton!
Menjadi jalur transportasi penting untuk menuju dan meninggalkan Jambi bagi masyarakat yang tinggal di sekitar sungai Batanghari.
Sungai Batanghari juga menjadi sumber kehidupan, yaitu sebagai salah satu sumber mata air dan mata pencaharian.
Disinyalir masyarakat dahulu menggantungkan kehidupannya dari aliran air di sungai Batanghari.
Namun, kondisi sungai Batanghari kini cukup memprihatinkan yang dimana warna airnya keruh berwarna coklat yang diduga akibat erosi dan kerusakan alam.
Hal ini terlihat dalam video yang diunggah oleh akun Instagram @historidot.id yang menampilkan kondisi sungai Batanghari yang berwarna coklat pekat.
Keadaan saat ini tentunya menjadi memprihatinkan yang berbanding terbalik dengan kebanggaan terhadap nilai warisan dan kekayaan sejarah yang tersimpan di sungai Batanghari.
Demikian sejumlah fakta sejarah yang terdapat di sungai terpanjang di Sumatra yaitu sungai Batanghari sebagai ikon alam dan sejarah masyarakat Provinsi Jambi***(Galung Triko)
Artikel Terkait
Kurang Bayar Jasa Kencan, Seorang Pria Nekat Bunuh Wanita Hingga membusuk di Sumatera Selatan
Satwa Liar Dilindungi Ditemukan Di Rumah Bupati Langkat, Ada Orangutan Sumatera Dan Jalak Bali
Kenali Orangutan Sumatera Dan Monyet Hitam Sulawesi, Satwa Liar Dilindungi Dari Kasus Bupati Langkat
Pedofil merajalela, Seorang Guru Ngaji di Tanah Datar Sumatera Barat Mencabuli 11 Anak Minor