LIPUTAN BEKASI - Mamadi Doumbouya adalah pemimpin Kudeta Militer yang berada di Guinea yang dilantik menjadi Presiden sementara pada hari pada Jumat, 1 Oktober 2021 lalu.
Ia akan menjalankan sebuah pemerintahan dengan masa transisi dari pemerintahan sebelumnya.
Transisi Pemerintahan konstitusional dilakukan setelah Presiden yang bernama Alpha Conde dilengserkan pada tanggal 5 September yang lalu.
Baca Juga: Rusuh dalam Penjara, Sebanyak 2000 Narapidana di Ekuador Akan Dibebaskan
Upacara dari pengambilan sumpah sendiri akan dilaksanakan di Istana Mohamed V di ibukota Conakry.
Bahkan dari sebagian besar kepala negara yang ada di Afrika Barat tidak hadir dalam pengambilan sumpah tersebut dan setuju untuk menjatuhkan sanksi terhadap anggota junta serta kerabat kerabat mereka.
Afrika Barat dan AfrikaTengah telah mengalami sebanyak 3 kali kudeta sejak tahun lalu.
Baca Juga: Taliban Akan Bentuk Pemerintahan Baru Afganistan Besok Setelah Salat Jumat
Panasnya suhu politik disana meningkatkan kekhawatiran akan berkuasanya militer tersebut di kawasan yang banyak sekali sumber daya alamnya.
Momadi sendiri melakukan sumpah, akan mengenakan seragam militernya, baret merah, serta kacamata hitam dan tidak lupa juga menggunakan sarung tangan putih untuk melapisi kulitnya.
"Saya akan menghargai sebesar besarnya tanggungjawab yang diamanatkan kepada saya," ujar Mamadi Doumbouya saat berpidato dalam pengambilan sumpah.
Baca Juga: Manny Pacquiao Siap Mencalonkan Diri Menjadi Capres Dalam Pilpres Filipina 2022
Ia berjanji untuk mengamati transisi yang akan melingkupi penyusunan sebuah konstitusi baru, memerangi kasus korupsi.
Serta reformasi dari pemilu dan penyelenggaraan pemilu yang bebas dan transparan.
Junta militer mengatakan para anggotanya dilarang keras untuk mencalonkan diri dalam pemilu berikutnya.
Artikel Terkait
Menjadi Tuan Rumah KTT G20 Tahun 2022, Indonesia Siap Memetik Manfaat untuk Pemulihan Ekonomi Dalam Negri
HyperX Bergabung Dengan Daftar Mouse Yang Kompatibel Dengan NVIDIA Reflex
Kisah Sukses Bos Jalan Tol Jusuf Hamka, Dulu Seorang Penjual Asongan
Tak Peduli Diskriminasi, Aplikasi PeduliLindungi Sebenarnya Tak Dibutuhkan
Ikan Hiu Menjadi Tersangka Atas Kasus Hilangnya Sinyal Telkomsel dan Indihome di Indonesia
Banyak Pihak Kontra Terkait Pajak Sembako, Kemenkeu Bebaskan Pajak Sembako Masyarakat Kelas Bawah
Jangan Lupakan Hal ini! Tragedi di Bulan Oktober, Ada Bom Bali serta Kesaktian Pancasila
4 Hari Menghilang, Seorang Nenek Ditemukan Sudah Tak Bernyawa Dipelukan Cucunya yang Berumur 3 Tahun
Himbauan Ajak Lanjut Usia Turut Vaksin Covid-19, Anies Baswedan : Sayangi Mereka, Ajak untuk Vaksinasi