Rusuh dalam Penjara, Sebanyak 2000 Narapidana di Ekuador Akan Dibebaskan

photo author
Langgeng Ikhtiar Pribadi, Liputan Bekasi
- Senin, 4 Oktober 2021 | 18:05 WIB
ilustrasi sel tahanan
ilustrasi sel tahanan

LIPUTAN BEKASI - Pemerintah Negara Ekuador nampaknya berencana untuk membebaskan sejumlah narapidana (napi).

Tak tanggung-tanggung jumlah napi yang akan dibebaskan menyentuh angka 2000 orang. H

Hal itu dilakukan untuk mengurangi kepadatan dalam penjara yang berada di Ekuador.

Baca Juga: Komodo Masuk Daftar Hewan yang Terancam Punah

Pembebasan tersebut lantaran terkait bentrokan antar kubu yang menewaskan sebanyak 118 narapidana.

Serta membuat narapidana yang lainnya sebanyak 79 orang luka-luka.

Berselisih paham tersebut terjadi disebuah penjara yang letaknya di Penitenciaria del Litoral di selatan kota Guayaquil.

Direktur otoritas Ekuador Boliver Garzon, mengatakan untuk narapidana yang akan dibebaskan adalah orang tua, wanita, dan tahanan penyandang cacat.

Baca Juga: Putri Mako dari Kekaisaran Jepang akan Menikahi Kekasihnya pada tanggal 26 Oktober nanti

Tahanan yang menderita sakit berat juga akan dibebaskan, total didalam penjara tersebut ada lebih dari 39 ribu manusia yang ditahan dipenjara Ekuador.

Bolivar sendiri mengungkapkan, kerusuhan tersebut dipicu oleh sebuah perebutan kekuasaan antara kelompok jahat yang sangat terencana.

Kerusuhan sendiri terjadi pada bulan February yang lalu, serta memakan korban jiwa sebanyak 79 orang dan 22 orang yang lainnya meninggal pada Juli tahun ini akibat kerusuhan tersebut.

Pejabat tinggi setempat mengatakan jalan yang berada di penjara itu memiliki koneksi dari kelompok kriminal transnasional serta berjuang di lalu lintas  perdagangan narkotika.

Baca Juga: Olaf Scholz Menang Pemilu Kanselir Jerman, Angela Merkel Memberikan Ucapan Selamat

Menurut Menteri Dalam Negeri Ekuador Alexandria Vela, pemerintah sendiri telah mengirim total sebanyak 3.600 polisi dan bala bantuan dari militer setempat.

Diharapkan Polisi dan Militer bisa menjaga ketat penjara tersebut, tim unit forensik telah melakukan identifikasi terhadap 41 korban dan sudah menyerahkan sebanyak 21 mayat kepada keluarganya.

Puluhan kerabat dari narapidana yang meninggal tersebut telah berkumpul di luar kamar jenazah guna mencari informasi terbaru tentang orang orang yang mereka sayangi.  

Baca Juga: Pandemi Covid 19 ini Makin Memperparah Kondisi dari Kemiskinan Argentina

Pihak yang berwajib pun mengatakan ada sekitar enam orang korban yang dipenggal dalam bentrokan tersebut.*** 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Rahmat Fauzy

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X