• Senin, 23 Mei 2022

Kisah Sukses Bos Jalan Tol Jusuf Hamka, Dulu Seorang Penjual Asongan

- Kamis, 23 September 2021 | 17:30 WIB
Mohammad Jusuf Hamka@sinpo
Mohammad Jusuf Hamka@sinpo
 
LIPUTAN BEKASI - Jusuf Hamka merupakan pengusaha sukses di bidang infrastruktur, tapi siapa sangka ada cerita menarik dibalik kesuksesannya.
 
Jusuf Hamka lahir dari keluarga yang biasa saja dan banyak menghabiskan hidupnya di pinggiran Kota Jakarta.
 
Sejak kecil, Jusuf Hamka sudah mulai mampu berjualan sebagai pedagang asongan untuk menambah uang jajan.
 
Masa kecilnya ia habiskan di daerah Pasar Baru Jakarta Pusat. 
 
 
Saat menginjak usia remaja, Jusuf Hamka kembali ke keluarganya di Samarinda. 
 
Di usia yang ke-17 tahun, ia memutuskan untuk di khitan.
 
Jusuf Hamka sudah tertarik dengan Islam beserta ajarannya karena lingkungan pertemanannya di Jakarta.
 
 
Jusuf Hamka memutuskan mendatangi Buya Hamka untuk menjadi Mualaf setelah kembali ke Jakarta.
 
Akhirnya ia pun diangkat oleh Buya Hamka menjadi anak ideologisnya. 
 
Nama belakang Hamka sendiri diberikan oleh Buya Hamka kepada Jusuf Hamka sebagai anak angkatnya.
 
 
Kemudian, Jusuf Hamka memantapkan niatnya untuk menyebarkan agama Islam dengan menjadi seorang pengusaha.
 
Bertahun-tahun Menjadi Pengangguran
 
Sempat menganggur selama kurang lebih 14 tahun dan lamaran kerjanya berulang kali ditolak oleh banyak perusahaan.
 
Pada tahun 1986-1989, Jusuf Hamka bekerja sebagai seorang sopir traktor pembuat jalan di desa Bukuan, Kecamatan Palaran, pinggir sungai Mahakam dengan gaji Rp750.000 per bulan.  
 
 
Berkat kejujuran, kerja keras, dan kedermanwanannya, dia sempat dipercaya menjadi direktur utama di PT Citra Marga Nusaphala Persada.
 
Bahkan di PT CMNP, ia dipercaya untuk mengerjakan proyek Harbour Road 2 di Jakarta senilai 16 Triliun dan NS Link di Bandung senilai 9 Triliun.
 
Membuka Warung Podjok Halal
 
Di Jakarta Utara, Jusuf Hamka membuka warung nasi dengan harga seporsinya hanya Rp3.000, Warung itu dibuka khusus untuk fakir miskin dan dhuafa.
 
Bahkan tidak jarang Jusuf Hamka memberikan gratis jika pembelinya sedang tidak ada uang.
 
“Jangan pernah merasa jadi miskin saat membantu orang lain”, itulah prinsip Jusuf Hamka.***(Dicky Ismail)

Editor: Refly Rafesqy

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Harga Emas Antam Stabil, Minggu 3 April 2022

Senin, 4 April 2022 | 07:00 WIB

Harga Emas Hari Ini Mencapai 1 juta, 25 Maret 2022

Jumat, 25 Maret 2022 | 17:00 WIB

Update Harga Emas Hari Ini Sabtu 5 Maret 2022

Sabtu, 5 Maret 2022 | 11:40 WIB
X