Covid-19 di Amerika Serikat Tidak Terkendali, Angka Kematian Lebih dari 700 Ribu Kasus

photo author
Langgeng Ikhtiar Pribadi, Liputan Bekasi
- Senin, 4 Oktober 2021 | 17:15 WIB
Covid di Amerika Tidak Terkendali (https://pixabay.com/id/illustrations/amerika-serikat-amerika-corona-4964392/)
Covid di Amerika Tidak Terkendali (https://pixabay.com/id/illustrations/amerika-serikat-amerika-corona-4964392/)

LIPUTAN BEKASI - Kematian akibat dari Covid-19 yang berada di Amerika Serikat (AS) sudah melebihi angka 700ribu kasus.

Negeri dari Paman Sam tersebut melaporkan sedikitnya ada 2000 kasus kematian perharinya dalam seminggu terakhir.

Untuk kematian tertinggi akibat Covid ini AS masih memimpin dari negara-negara yang lainnya, total ada sebanyak 19 persen dari semua kasus Covid-19 yang berada di negeri Paman Sam tersebut.

Baca Juga: Sejarah Baru Negara Republik Tunisia, Perdana Menteri Perempuan Pertama

Dilansir dari Reuters , kasus di AS sendiri menyumbang kematian terbanyak sebesar 14 persen dari total jumlah global.

Secara global, pandemi ini akan diperkirakan mencapai lebih dari 5 juta kematian dari seluruh umat manusia.

Bahkan di Varian Delta sendiri yang kasusnya sangat menular telah mendorong sebuah lonjakan kasus baru yang mencapai puncaknya di AS pada bulan September.

Baca Juga: Inilah 5 Alasan Kenapa Harus Menonton Film Terbaru James Bond : No Time To Die

Untuk kasus Covid-19 perhari untuk sepekan terakhir telah turun diangka 117.625 per hari, dan angka tersebut masih sangat tinggi.

Menurut seorang pakar dari penyakit menular bernama Anthony Fauci, kasus Covid-19 tersebut harus dibawah 10 ribu perhari, untuk segera menemui titik akhir dari sebuah krisis kesehatan.

Ditengah lonjakan dari kasus Covid-19 tersebut, AS sedang mendorong pemberian suntikan booster untuk warganya.

Baca Juga: Sempat Diaku Malaysia, Begini Sejarah 2 Oktober jadi Hari Batik Nasional

Presiden AS sendiri, Joe Biden telah berhasil menerima suntikan booster pada hari Senin yang lalu.

Hampir sekitar 56 persen dari penduduk Amerika telah dilakukan Vaksinisasi secara keseluruhan dari hasil itu, 65 persen telah menerima dosis pertama.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Rahmat Fauzy

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X