Pentingnya Bersedekah dan Jiwa Kedermawanan! Berikut Ini Kisah Teladan dari Umar bin Khattab r.a.

photo author
Fauzi Ghanim, Liputan Bekasi
- Senin, 30 Januari 2023 | 15:54 WIB
Bersedekah (Pexels)
Bersedekah (Pexels)

LIPUTANBEKASI.COM- Manusia yang memiliki rasa kedermawanan termasuk dalam kategori makhluk yang mulia.

Sifat kedermawanan sendiri adalah salah satu sifat terpuji yang telah dicontohkan junjungan besar kita yaitu, Nabi Muhammad saw..

Keutamaan-keutamaan itu diantaranya akan dapat mempererat tali silaturahmi diantara sesama maupun saudara.

Dan juga mengurangi kesenjangan sosial yang ada serta menumbuhkan kesadaran untuk berempati terhadap kaum yang lemah.

Dengan memiliki jiwa yang diliputi kedermawanan tentu sceara jasmani dan ruhani akan ikhlas senantiasa untuk menyedekahkan harta yang dimiliki.

Baca Juga: Bahaya Gas Vulkanik Beracun, Benarkah Bisa Mencemari Kolam Menjadi Air Asam?

Menyantuni fakir miskin atau bersedekah secara ikhlas akan mendatangkan keistimewaan-keistimewaan, baik bagi diri kita sendiri maupun terhadap kawan, saudara, dan orang tua.

Beberapa keistimewaan bersedekah yakni pertama, mendapatkan perisai yang kelak akan melindungi kita dari siksaan neraka.

Kedua, mendapat pahala yang berlipat ganda dari Allah SWT. Ketiga, mendapat kemurahan rezeki. Keempat, menolak bencana.

Kelima, menjadi obat bagi penderita sakit. Keenam, mendapat syafaat di akhirat kelak. Ketujuh, mendapatkan doa yang baik dari orang mustajab.

Baca Juga: 5 Destinasi Wisata Kota Depok yang Masih Banyak Diketahui

Berikut ini adalah kisah teladan dari sahabat Rasulullah saw. yaitu Umar bin Khattab r.a. yang patut para umat muslim simak.

Umar bin Khattab sedang mendapatkan rezeki. Dipanggillah salah satu pembantu yang berada di dekatnya.

"Ambilah uang ini. Pergilah ke rumah Abu Ubaidah bin Jarrah. " Berikan uang ini kepadanya! " , perintah Umar, "Dan perhatikanlah apa yang dilakukan olehnya.".

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Defrin Zakiyah Insani

Sumber: Menjadi Bijak dan Bijaksana 2

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X