LIPUTANBEKASI.COM- Menu bistik pada masa kini merupakan olahan makanan populer yang digandrungi oleh kalangan milenial.
Namun, tahukah kamu bagaimana sejarah asal muasal bistik itu tercipta? Bistik sendiri merupakan makanan khas yang dibawa oleh bangsa asing ke Indonesia.
Menurut sejarah, Indonesia kerap kali didatangi oleh bangsa asing sejak zaman kerajaan.
Baca Juga: Woodstock 1969, Konser Paling Keren yang Pernah Digelar!
Selama 3,5 abad, Indonesia dijajah oleh Belanda sehingga banyak sekali pengaruh-pengaruh yang diberikan oleh masyarakat dari negeri kincir angin ini, termasuk keragaman kulinernya.
Dalam kuliner Indonesia, pengaruh Belanda cukup terlihat pada masakan Jawa.
Hal ini dikarenakan pulau Jawa merupakan wilayah yang paling banyak diduduki Belanda sehingga banyak dari mereka untuk bermukim di daerah ini.
Baca Juga: Tak Disangka! Inilah 9 Manfaat Mengkonsumsi Kacang Hijau!
Berakhirnya kekuasaan VOC pada tahun 1799 menjadi fase penting dalam perubahan sosial dan budaya dengan munculnya kekuasaan politik Hindia Belanda pada awal abad ke 10.
Karena di tahun ini sudah mulai banyak pria Belanda yang menikahi ataupun mempekerjakan 'Nyai' pribumi.
Ada banyak sajian makanan yang mendapat pengaruh Belanda, namun beberapa sumber hanya memfokuskan pada sup dan bistik.
Baca Juga: Sedang stres? Baca doa ini untuk menenangkan hati dan pikiran
Awalnya sup diperkenalkan oleh Belanda sekitar abad ke-19.
Bistik berasal dari bahasa Belanda "Biefstuk" atau "Steak" dalam bahasa Inggris.
Makanan ini merupakan jenis olahan daging sapi yang biasa dimakan orang Belanda dengan kentang, kacang polong dan wortel.
Artikel Terkait
Fakta Menakjubkan dari Burung Kolibri!
Mulai hari ini, berikut doa puasa Rajab beserta terjemahannya
Siapakah Manusia yang Pertama Kali Menyentuh Amerika? Begini Legendanya!
Ingin merdeka dari utang? 4 surat ini bisa bantu Anda jika rutin dibaca
Misteri Tragedi SS Ourang Medan, Benarkah Hanya Fiksi? Simak Teori Konspirasinya Disini!