Misteri Tragedi SS Ourang Medan, Benarkah Hanya Fiksi? Simak Teori Konspirasinya Disini!

photo author
Maleeha Farida, Liputan Bekasi
- Selasa, 24 Januari 2023 | 16:08 WIB
Jenazah awak kapal Ourang Medan yang ditemukan di ruang mesin uap (Quora)
Jenazah awak kapal Ourang Medan yang ditemukan di ruang mesin uap (Quora)

LIPUTAN BEKASI.COM- Apa sajakah misteri yang cukup terkenal yang hingga sekarang belum bisa terpecahkan?

Suatu ketika di sekitar Juni 1947, kapal-kapal yang sedang melewati Selat Malaka tiba-tiba menerima pesan mengerikan dari SS Ourang Medan.

Ternyata SS Ourang Medan ini merupakan sebuah kapal dagang milik Belanda. Pesan itu, dalam sandi morse, terbaca dan diartikan sebagai berikut.

"Semua awak kapal, termasuk Kapten, mati. Terbujur di ruang kemudi dan geladak. Kemungkinan semua kru mati…."

Kemudian, diikuti oleh titik dan tanda panjang yang tidak bisa terbaca, lalu dua kata terakhir:

Baca Juga: Ingin merdeka dari utang? 4 surat ini bisa bantu Anda jika rutin dibaca

"Saya mati."

Tidak ada apa pun lagi setelah itu. Walaupun tahun pasti kejadian ini disebutkan berbeda oleh banyak sumber, tragedi SS Ourang Medan ini diperkirakan terjadi di sekitar 1940, 1947, atau 1949.

Walaupun kebanyakan sumber sepakat bahwa 1947 adalah tahun yang paling dapat dipercaya.

Para penyelamat yang datang ke kapal tersebut setelah menerima sandi morse yang menyeramkan itu.

Disana mereka menemukan hal yang persis sama seperti yang dijelaskan di pesan itu, semua awak kapal sudah mati. Kapal itu dipenuhi oleh mayat.

Baca Juga: Siapakah Manusia yang Pertama Kali Menyentuh Amerika? Begini Legendanya!

Awak kapal, entah bagaimana caranya, tidak terlihat mati dengan wajar, mereka ditemukan dengan posisi yang sama.

Setiap mayat terlentang, kaku, wajah mendongak dengan ekspresi terkejut, mata yang terbelalak ketakutan.

Lengan mereka terangkat, nyaris terlihat seperti mereka mencoba melawan apa pun yang membunuh mereka.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Naura Hanin Aisha

Sumber: Quora

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X