LIPUTANBEKASI.COM - Konsumen transportasi udara atau penerbangan sangat menggemari konsep Low Cost Carrier (LCC) khususnya di Indonesia.
LCC adalah sebuah konsep strategi penurunan biaya operasional dan biaya efisiensi.
Salah satu maskapai penerbangan yang menerapkan LCC adalah AirAsia.
Strategi penurunan biaya yang diterapkan oleh AirAsia terletak pada penurunan standarisasi kabin dan armada pesawat.
Baca Juga: Ritel Modern Ramai Diserbu oleh Pasukan Emak-Emak, Minyak Goreng Sentuh Harga 14.000 per Liter
Hilangnya kelas bisnis dalam layanan, berkurangnya layanan tertentu atau menambahkan biaya layanan di luar tiket, penerbangan yang dioperasikan dalam jarak pendek (point to point), dan lain-lain.
Konsep LCC ini telah membantu masyarakat Indonesia sebagai konsumen penerbangan dalam meningkatkan kesempatan untuk melakukan perjalanan menggunakan pesawat.
Dengan menerapkan konsep LCC, bukan hanya konsumen kalangan menengah keatas semata yang dapat melakukan akses transportasi pesawat.
Namun segala kalangan dapat memiliki akses karena harganya yang terjangkau.
Konsep ini lebih mengutamakan volume penumpang daripada harga, sehingga pelayanan yang diberikan pun diminimalisir.
Berdasarkan unsur bauran pemasaran konsep 7P, maka LCC dalam AirAsia dapat dijabarkan.
Dari segi Product, AirAsia bergerak di bidang transportasi udara, menerapkan LCC yaitu menekan biaya pengeluaran dengan strategi pemasaran berupa diskon di hari tertentu, dan lain-lain.
Dari segi Pricing, penetapan penentuan harga dilakukan berdasarkan Keputusan Menteri Perhubungan No.72 Tahun 2019.
Dari segi Promotion, beberapa promosi yang dilakukan oleh AirAsia adalah diantaranya pemotongan harga tiket pada kondisi tertentu, penyediaan tiket dalam platform online, dan lain-lain.
Dari segi Place, AirAsia menggunakan fasilitas bus untuk menjemput dan mengantar penumpang yang hendak naik ataupun turun dari pesawat, hal ini memangkas biaya sewa dibanding dengan menyewa jembatan layang.
Dari segi People, pilot dan kru kabin hanya memerlukan sertifikasi menerbangkan satu jenis pesawah, sehingga jika ada yang berhalangan bisa segera digantikan.
Dari segi Physical Evidence, pesawat AirAsia dengan tipe Airbus A320 yang tidak memerlukan banyak jenis suku cadang, dengan banyak unit dan 7 rute domestik, pemakaian rata-rata 12,5 – 13 jam dalam satu hari.
Dari segi Process, proses pemesanan dan pembelian tiket dapat dilakukan melalui internet pada website penyedia layanan tiket.
Calon penumpang bisa langsung melakukan check in di bandara keberangkatan, menerima boarding pass, melakukan security check dan bisa segera naik pesawat.***
Artikel Terkait
Pandemi Covid-19 Masih Dimanfaatkan Orang Untuk Berbuat Baik Dan Berbuat Jahat Dari Segi Ekonomi Dan Sosial
Percepatan Pemulihan Ekonomi Nasional, Menko Airlangga Memberi Apresiasi OJK dan Perbankan yang Membantu
Menjadi Tuan Rumah KTT G20 Tahun 2022, Indonesia Siap Memetik Manfaat untuk Pemulihan Ekonomi Dalam Negri
Kisah Sukses Bos Jalan Tol Jusuf Hamka, Dulu Seorang Penjual Asongan
Banyak Pihak Kontra Terkait Pajak Sembako, Kemenkeu Bebaskan Pajak Sembako Masyarakat Kelas Bawah
Sungai Mahakam Menjadi Jalur Transportasi Utama Angkutan Sembako, Butuh Waktu 36 Jam Untuk Pasok Sembako
3 Perusahaan BUMN dengan Hutang Fantastis, Berikut Profil Selengkapnya
Negara India akan Mengikuti China dalam Hal Krisis Listrik
IHSG Diprediksikan Merosot, Dampak Ekonomi yang Melambat
Kripto Dilabeli Haram Oleh Muhammadiyah
Rencana Pembubaran Garuda Indonesia, Said Didu : Indonesia Akan Rugi Besar
Yeyyy, 5 Kota di Jabodetabek Diizinkan Membuka Pusat Perbelanjaan, Ada yang Sampai 100 Persen
Terdampak Pandemi Covid-19, Ekonomi Harus Meningkat Tahun 2022 dengan Kebijakan Pembiayaan Usaha Kreatif
Produksi Minyak Goreng 14 Ribu Perliter akan Dimulai Januari 2022, Siap Beredar Dipasaran