LIPUTAN BEKASI - Plt Bupati Bekasi, Akhmad Marjuki turut hadir di acara peresmian Monumen Pahlawan Covid-19 di Bandung. Sabtu, 4 Desember 2021.
Monumen tersebut diresmikan oleh Wakil Presiden RI KH Ma'ruf Amin, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, dan jajaran pimpinan Provinsi dan 27 Kota Kabupaten di Jawa Barat.
Plt. Bupati Bekasi mengapresiasi kepada para nakes atas kerja keras tiada henti dalam memerangi Covid-19.
“Monumen ini dibangun oleh Pemprov untuk mengenang para pahlawan garda terdepan. Mereka patut diapresiasi karena kerja kerasnya, ikhlas dan tulus demi kemanusiaan, bahkan mereka tidak memikirkan kesehatannya sendiri,” ucapnya.
Baca Juga: Penampilan Perdana Ralf Rangnick, Manchester United menang Tipis
Usai peresmian, Plt. Bupati Bekasi juga menyempatkan diri meninjau monumen tersebut. Ia juga mendoakan agar seluruh tenaga yang sudah dikerahkan menjadi ladang pahala untuk para nakes dan pejuang Covid-19.
“Mudah-mudahan para pahlawan kita diterima amal baiknya di sisi Allah. Sesuai arahan Gubernur biar jadi inspirasi untuk daerah lain membuat monumen ini, bukan hanya membuat monumen tapi juga mengingat perjuangannya.” tuturnya.
Wapres RI mengatakan, Monumen Pahlawan ini sebagai pengingat bahwa bangsa Indonesia pernah melewati ujian besar.
Pemerintah dan masyarakat Indonesia menghadapi ujian itu dengan saling percaya. Karena itu, Pemerintah menyampaikan terima kasih yang tulus dan penghargaan yang setinggi-tingginya atas pengorbanan, kerja keras dan kolaborasi semua pihak dalam menghadapi pandemi COVID-19, terutama para pejuang di garda depan yang rela lelah dan berpeluh demi keselamatan bangsa.
"Saya menyampaikan duka cita yang mendalam atas berpulangnya para syuhada di seluruh Indonesia yang gugur karena COVID-19, semoga amal baiknya diterima di sisi Allah Subhanahu Wata’ala, Tuhan yang Maha Esa. Hari ini kita berkumpul di sini untuk mengenang dan menghormati mereka," ucap Wapres RI.
Sementara itu, Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil mengatakan pada monumen tersebut tertulis nama-nama orang yang gugur akibat COVID-19, termasuk di dalamnya adalah dokter, tenaga kesehatan, dan relawan, baik dari masyarakat umum maupun Aparatur Sipil Negara (ASN) di Jabar.
Baca Juga: Polda Jatim Ungkap Kasus Kematian Novia Widyasari Rahayu, 2 Kali Dihamili dan Aborsi
“Kami maksudkan agar menginspirasi daerah-daerah lain, untuk melakukan penghormatan yang sama kepada mereka-mereka yang sudah berjuang dan berpulang selama pandemi covid-19. Bentuk monumennya adalah gerbang, bukan tugu tunggal, artinya dari sini sampai ke titik gerbang suasananya adalah haru, sedih, dan masa2 yang mengingat penuh memori2 yang sedih.” katanya.
Artikel Terkait
Anggaran Rp100 Miliar Disiapkan Pemerintah Kabupaten Bekasi untuk Penanganan Covid-19 tahun 2022
Camat Sukatani : Maulid Nabi Momentum untuk Memperbaiki Diri dan Teladani Sifat Rasulullah
UPDATE Kasus Covid-19 dan Vaksinasi Kabupaten Bekasi Tanggal 2 Desember 2021
Bupati Bekasi Imbau Masyarakat Perketat Protokol Kesehatan dan Tidak Berkerumun
Sebanyak 90,4 Persen Warga Kecamatan Bojongmangu Sudah Divaksin Covid-19
Ridwan Kamil Tetapkan UMK Jawa Barat, Kota Bekasi UMK Tertinggi
Tim Panjat Tebing Kabupaten Bekasi Lolos Kualifikasi Porprov Jawa Barat
Plt Bupati Bekasi Akhmad Marjuki Minta Perangkat Daerah Maksimalkan Penyerapan APBD
Prakiraan Cuaca Bekasi Hari Ini, Minggu 5 Desember 2021 Sejak Pagi Hari Berawan
Pokdarwis Karang Kitri Tasyakuran bersama Yatim dan Dhuafa