LIPUTAN BEKASI – Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menetapkan Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) se-Jawa Barat pada tanggal 30 November 2021 lalu.
Keputusan Gubernur Jawa Barat dengan Nomor: 561/Kep.732-Kesra/2021 tentang Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) di daerah Provinsi Jawa Barat tahun 2022 memuat delapan Diktum.
Pertama, keputusan Nomor: 561/Kep.732-Kesra/2021 tentang Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) tersebut secara otomatis membatalkan keputusan gubernur terkait UMK yang lama.
Baca Juga: Sah, Ini Daftar Lengkap UMK 2022 Jawa Barat untuk 27 Kota dan Kabupaten
Diktum kedua adalah besaran UMK yang ditetapkan oleh gubernur mencakup 27 kabupaten dan kota yang tersebar di Jawa Barat dengan kisaran sebagai berikut.
| 1. Kota Bekasi | Rp4,8 juta |
| 2. Kabupaten Karawang | Rp4,7 juta |
| 3. Kabupaten Bekasi | Rp4,7 juta |
| 4. Kota Depok | Rp4,3 juta |
| 5. Kota Bogor | Rp4,3 juta |
| 6. Kabupaten Bogor | Rp4,2 juta |
| 7. Kabupaten Purwakarta | Rp4,1 juta |
| 8. Kota Bandung | Rp3,7 juta |
| 9. Kota Cimahi | Rp3,2 juta |
| 10. Kabupaten Bandung Barat | Rp3,2 juta |
| 11. Kabupaten Sumedang | Rp3,2 juta |
| 12. Kabupaten Bandung | Rp3,2 juta |
| 13. Kabupaten Sukabumi | Rp3,1 juta |
| 14. Kabupaten Subang | Rp3 juta |
| 15. Kabupaten Cianjur | Rp2,6 juta |
| 16. Kota Sukabumi | Rp2,5 juta |
| 17. Kabupaten Indramayu | Rp2,3 juta |
| 18. Kota Tasikmalaya | Rp2,3 juta |
| 19. Kabupaten Tasikmalaya | Rp2,3 juta |
| 20. Kota Cirebon | Rp2,3 juta |
| 21. Kabupaten Cirebon | Rp2,2 juta |
| 22. Kabupaten Majalengka | Rp2 juta |
| 23. Kabupaten Garut | Rp1,9 juta |
| 24. Kabupaten Kuningan | Rp1,9 juta |
| 25. Kabupaten Ciamis | Rp1,8 juta |
| 26. Kabupaten Pangandaran | Rp1,8 juta |
| 27. Kabupaten Banjar | Rp1,8 juta |
UMK yang sudah diumumkan tersebut harus mulai dibayarkan tanggal 1 Januari 2022 mendatang dengan ketentuan UMK tersebut hanya berlaku bagi para pekerja yang masa kerjanya kurang dari satu tahun sebagaimana yang termuat dalam diktum ketiga dan keempat.
Baca Juga: Lebih dari Lima Juta Dosis Vaksin kembali Tiba di Indonesia, AstraZeneca dan Covovax
Pengusaha harus menyusun dan memberlakukan struktur dan skala upah untuk pekerja dengan masa kerja lebih dari setahun dan tidak boleh memberikan upah di bawah ketentuan yang sudah diberlakukan.
Kecuali usaha mikro yang ketentuan upah sudah disepakati lebih awal antara pengusaha dan pekerja sebagaimana yang termuat dalam diktum lima dan enam.
Pada diktum tujuh memuat tentang pelaku usaha yang sudah membayarkan upah lebih tinggi dari UMK, maka tidak boleh menurunkan atau mengurangi upah tersebut.
Baca Juga: Jadwal Acara TV Indosiar Hari Ini, Jumat 3 Desember 2021: BRI Liga 1 PSIS vs PSS Sleman
Sedangkan yang bertindak sebagi pengawas dan pengendali adalah gubernur dan pemerintah kota/kabupaten pelaksanaan UMK (diktum delapan).***
Artikel Terkait
Lirik Lagu 'abcdefu' yang dinyanyikan Gayle dan Viral di TikTok
Sunan Kalijaga Sang Pengacara Kondang didatangi Vanessa Angel dalam Mimpi, Hingga Diberi Pesan
Anggaran Rp100 Miliar Disiapkan Pemerintah Kabupaten Bekasi untuk Penanganan Covid-19 tahun 2022
Camat Sukatani : Maulid Nabi Momentum untuk Memperbaiki Diri dan Teladani Sifat Rasulullah
Mal Pelayanan Publik Kabupaten Bekasi Kini Hadir di Lotte Grosir - Cikarang Utara
UPDATE Kasus Covid-19 dan Vaksinasi Kabupaten Bekasi Tanggal 2 Desember 2021
Bupati Bekasi Imbau Masyarakat Perketat Protokol Kesehatan dan Tidak Berkerumun
Sebanyak 90,4 Persen Warga Kecamatan Bojongmangu Sudah Divaksin Covid-19
Wisata Kuliner Malang: Gado gado Kaki Lima Pak Gatot, Rasa Hotel Bintang Lima