• Kamis, 23 September 2021

Jual Beras Secara Online Via E-commerce, Daerah Kecamatan Pebayuran Akan Jadi Percontohan Oleh Pemprov Jabar

- Sabtu, 11 September 2021 | 13:10 WIB
Persawahan tengkurak banteng-rumbia (Rahmat Fauzy)
Persawahan tengkurak banteng-rumbia (Rahmat Fauzy)

LIPUTAN BEKASI - Start Up agribisnis e-commerce telah memasuki sektor pertanian di daerah Kabupaten Bekasi tepatnya di daerah Kecamatan Pebayuran.

Hasil panen para petani kini sudah lebih dari cukup untuk mencukupi kehidupan para petani di Kecamatan Pebayuran, terlepas dari banyaknya area persawahan yang kini dijadikan perumahan komersial di daerah lain.

Baca Juga: Perpanjangan Surat Izin Mengemudi Kini Lebih Mudah Secara Online, Asal Tahu Caranya

Dizaman yang serba modern dan kemajuan teknologi yang berkembang pesat sekarang ini, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jabar dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi memanfaatkan untuk meningkatkan penjualan hasil tani sekarang.

Hasil panen para petani nantinya akan dijual dalam bentuk sudah menjadi beras kemasan dan akan dijual secara online melalui e-commerce yang tersedia di Indonesia seperti Shopee, Lazada, Bukalapak, Tokopedia dan e-commerce lainnya.

Baca Juga: Pembukaan Tempat Wisata di Kabupaten Bekasi, untuk Pemulihan Ekonomi Disambut Baik oleh Kecamatan Tarumajaya

Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Faizal Hafan Farid mengatakan,“Jadi Pebayuran akan dijadikan salah satu project percontohan oleh pemerintah Provinsi Jabar untuk penerapan teknologi e-commerce memasarkan hasil pertanian seperti beras agar para petani lebih mudah memasarkannya dengan jangkauan yang lebih luas,” jelasnya.

Pemprov Jabar melalui DPRD Provinsi Jawa Barat memberikan kegiatan dan bimbingan pasca panen kepada para petani yang ada di Desa Karangreja, Kecamatan Pebayuran, Kabupaten Bekasi pada Selasa, 07 September 2021 lalu.

Baca Juga: Cegah Warga Buang Sampah di Sungai Cilemahabang, Camat Cikarang Utara Akan Melakukan Sosialisasi

Dikegiatan tersebut para petani diberi arahan dan sosialisasi serta dibimbing selama empat bulan untuk menjual hasil panen seperti beras, langsung ke pembelinya menggunakan teknologi pemasaran secara online.

Halaman:

Editor: Rahmat Fauzy

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X