Mengenal Gelombang Bunyi dan Contohnya dalam Kehidupan Sehari-hari

photo author
Isti Mukaromah, Liputan Bekasi
- Jumat, 5 November 2021 | 16:10 WIB
Ilustrasi Gelombang Bunyi (Wikipedia)
Ilustrasi Gelombang Bunyi (Wikipedia)

LIPUTAN BEKASI – Kalian pasti pernah mendengar suara guntur disaat turun hujan.

Pernahkah kalian berpikir, bagaimana kita bisa mendengar suara guntur yang bersumber dari langit sedangkan kita berada di bumi?

Kita dapat mendengar suara guntur karena prinsip gelombang bunyi yang dapat merambat melalui medium udara hingga sampai ke telinga kita.

Baca Juga: Project Buramato Game Action RPG Akan Rilis di tahun 2022 - 2023

Pada dasarnya gelombang bunyi dapat merambat melalui zat cair, padat dan gas. Namun, bunyi merambat lebih cepat melalui medium padat.

Karena partikel penyusun zat padat lebih rapat dibandingkan zat lainnya, sehingga lebih cepat dalam mentransmisikan bunyi.

Tetapi tidak dapat merambat melalui ruang vakum (ruang hampa).

Baca Juga: Mau Tetap Produktif Saat Bekerja dan Belajar Online? Ini Dia Rekomendasi Webcam Terbaik untuk Anda

Karena di dalam ruang vakum, tidak ada partikel yang akan mentransmisikan gelombang bunyi.

Dalam mempelajari gelombang bunyi, ada beberapa istilah yang sering kita dengar seperti nada, desah dan dentuman.

Nada merupakan bunyi yang memiliki frekuensi teratur dan memiliki tinggi nada tertentu berdasarkan frekuensinya.

Contohnya bunyi yang dihasilkan oleh alat musik seperti piano, gitar dan harmonika.

Baca Juga: 10 Rekomendasi Game Android Offline Terbaik Ditahun 2021 Gratis, Ada Link Download nya

Sedangkan desah merupakan kebalikan dari nada karena bunyi yang dihasilkan mempunyai frekuensi yang tidak teratur. Contohnya bunyi angin, hujan dan ombak.

Dentum merupakan bunyi yang mempunyai amplitudo sangat besar. Contohnya bunyi ledakan bom.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Rahmat Fauzy

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X