Tetapi HET tidak bisa sepenuhnya berjalan di lapangan lantaran kelangkaan minyak goreng tersebut.
Baca Juga: Bikin Geger Netizen, Dian Sastro Pamer Rumah, WC hingga Ruang Kerja
Ekonom sekaligus Direktur Center of Economic and Law Studies, Bhima Yudhistira menjelaskan, ada sejumlah masalah yang menyebabkan minyak goreng masih mahal dan langka.
Terdapat empat faktor utama yang memicu kenaikan harga CPO.
Pertama, terjadinya penurunan produksi CPO di negara produsen akibat Covid-19 serta gangguan cuaca. Misalnya, produksi CPO Indonesia pada 2021 sebesar 46,88 juta ton atau turun 0,31% dibandingkan produksi 2020 sebesar 47,03 juta ton.
Baca Juga: Larang Penggunaan Wayang, Ustad Basalamah Justru Dibuatkan Wayang Mirip Dirinya
Kedua, permintaan CPO mengalami kenaikan di pasar domestik maupun pasar ekspor. Untuk permintaan minyak sawit di dalam negeri saja terjadi kenaikan 6% dari 17,34 juta ton pada 2020 menjadi 18,42 juta ton pada 2021.
Ketiga yang turut memicu kenaikan harga CPO adalah kenaikan harga komoditas energi, seperti minyak mentah, gas, dan batu bara.
Semakin mahalnya harga komoditas energi tersebut mendorong terjadinya substitusi energi fosil dengan menggunakan sumber energi yang berasal dari biofuel.
Baca Juga: Berita Terbaru, Cara Sembuh dari Omicron yang Wajib Kamu Ketahui!
Keempat, terjadinya gejala commodity super cycle di masa pandemi Covid-19 saat ini melahirkan fenomena spekulasi di pasar komoditas, termasuk pada pasar CPO.***
Artikel Terkait
Harga Minyak Anjlok Setelah Kemarin Tembus Rekor Terbaru
Produksi Minyak Goreng 14 Ribu Perliter akan Dimulai Januari 2022, Siap Beredar Dipasaran
Ritel Modern Ramai Diserbu oleh Pasukan Emak-Emak, Minyak Goreng Sentuh Harga 14.000 per Liter
CATAT! Mulai 1 Februari Diberlakukan Harga Eceran Tertinggi Minyak Goreng Dengan Kebijakan DMO
Pemerintah Tetapkan HET Minyak Goreng, Berlaku 1 Februari 2022
Kelangkaan Minyak Goreng Kembali Melanda, Gus Nadir Minta Presiden Turun Tangan
Satgas Pangan Temukan Tumpukan 1,1 Juta Liter Minyak Goreng di Sumut, Tagar Salim Group Nimbun Migor Meroket