Dilakukan Tes Secara Acak, Ada Belasan Guru dan Siswa di Bandung yang Terinfeksi Covid-19

photo author
Langgeng Ikhtiar Pribadi, Liputan Bekasi
- Rabu, 20 Oktober 2021 | 07:50 WIB
lustrasi siswa pulang sekolah.  ( /Antara/Akbar Tado)
lustrasi siswa pulang sekolah. ( /Antara/Akbar Tado)

LIPUTAN BEKASI – Dinas kesehatan kota Bandung melakukan tes covid secara acak ke sejumlah sekolah yang menggelar pelajaran tatap muka.

Hasil dari tes tersebut, ada sebanyak 11 orang siswa dan guru positip tertular Covid-19.

P2P atau kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kota Bandung bernama Rosye Arosdiani mengungkapkan, timnya menggelar tes tersebut selaras dengan perintah dari Kementrian Kesehatan.

Yakni sekolah yang menyelenggarakan pelajaran tatap muka, maka sebesar 10 persennya harus dilaksanakan berupa random sampling.

Baca Juga: Macam-macam Perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW di Indonesia yang Unik

“kita total sudah melakukan sebanyak 1.578 tes kepada masyarakat sekolah, siswa, dan guru. Hasil yang sudah terlihat jelas sebanyak 348 orang. Dan ternyata dari 348 orang tersebut, 14 orang lainnya positif tertular Covid-19,” katanya seperti yang dilansir dari Balai Kota Bandung, pada hari Selasa tanggal 19 Oktober 2021.

Rosye juga menyampaikan, sekolah yang ketahuan bahwa siswa dan gurunya positif Covid-19 dari hasil tes acak tersebut tidak ditutup.

Dikarnakan, ke-14 manusia yang positif itu menyebar dan tidak menumpuk di satu titik sekolah saja.

Baca Juga: Kini, Membeli Tiket Kereta Api Wajib Gunakan NIK

“karena 14 orang ini tidak membuat kerumunan di satu sekolah, jadi semuanya tersebar. Bahkan ada yang 1, ada juga yang beberapa, serta yang nol juga ada,” tambahnya.

Rosye juga menjelaskan, dinas kesehatan akan terus melakukan testing, tracing, dan yang terakhir treatment untuk pelacakan kasus kasus yang berkontak erat.

Adapun dari 14 orang yang positif tersebut tersebar di beberapa sekolah.

Baca Juga: 10 Cara Mudah Download Lagu Lewat HP dari YouTube

“Iya tersebar di beberapa sekolah. Kita akan proses sekolah mana saja yang bermunculan kasus kasus baru dari positif tersebut, kita juga akan menerapkan 3T dan pastinya yang melakukan kontak erat akan dilakukan pemeriksaan kesehatan lebih lanjut,” ungkapnya

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Nurrijal Fahmi

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X