LIPUTANBEKASI.COM – Ceramah Buya Yahya kali ini membahas tentang, Anak punya hutang pada ayahnya.
Lalu ayahnya meninggal. Maka yang harus dipikir adalah anak tersebut membayar hutang bukan sedekah.
Dari ceramah Buya Yahya bahwa, Orang selalu punya hawa nafsu yang salah untuk sedekah. Bereskan dulu utangnya. Lalu dibagikan pada sang ahli waris.
Menurut ceramah Buya Yahya, Tidak ada istilah untuk diberikan kepada kakak yang paling membutuhkan.
Tidak ada pembagian seperti itu yang akhirnya merusak syariat dan mendatangkan keributan akibat warisan yang diperebutkan.
Kebanyakan pembagian warisan menjadi permusuhan karena tidak dibagi sesuai syariat. Jika benar membaginya maka Allah lah yang membagi.
Jangan mikir untuk sedekah, terlihat hebat untuk membangun masjid dan lainya. Tidak ada yang hebat. Masuk neraka jalur mekah.
Baca Juga: Lirik lagu Is There Someone oleh Brid Thongchai dan terjemahannya dalam bahasa Indonesia
Membayar hutang itu wajib. Sedekah itu sunnah. Makan dahulukan yang wajib kemudian tunaikan yang sunnah.
Jika kita mendahulukan yang sunnah lalu wajibnya kita abaikan maka jatuhnya jadi hawa nafsu. Tidak ada hukum waris seperti itu sehingga menimbulkan permusuhan.
Dibagi antara yang paling butuh uang dan yang punya hutang. Yang lain bisa dibebaskan jika semua setuju dengan suka rela.
Baca Juga: Ramalan Zodiak Hari Ini 23 Juli 2022, Virgo: Ini Bukanlah Hari yang Tepat!
Dari pihak pondok yang dipimpin oleh Buya Yahya juga akan menolak uang sedekah jika tahu uang tersebut dari hutang yang belum diselesaikan. Agar menghindari masalah dan melanggar syariat.
Artikel Terkait
Waktu Mandi Junub Malah Mendapat Siksa, Ini Kata Buya Yahya
Makanan Halal yang Menghambat Rezeki, Ini Kata Buya Yahya
Ceramah Buya Yahya, cara bersikap pada orang yang susah membayar hutang