Peristiwa Isra Mi'raj, Tafsir Surah Al Isra' Ayat 1 oleh Quraish Shihab

photo author
Sidik Irawan, Liputan Bekasi
- Sabtu, 26 Februari 2022 | 10:31 WIB
Quraish Shihab menguraikan tafsir ayat 1 Surah Al Isra' tentang peristiwa Isra Mi'raj (Tangkapan layar YouTube/Quraish Shihab)
Quraish Shihab menguraikan tafsir ayat 1 Surah Al Isra' tentang peristiwa Isra Mi'raj (Tangkapan layar YouTube/Quraish Shihab)

LIPUTANBEKASI.COM - Peristiwa Isra Mi'raj adalah dua peristiwa berbeda yang dialami oleh Nabi Muhammad Saw.

Selain berbeda pendapat tentang kapan waktu peristiwa Isra Mi'raj terjadi, para ulama juga berbeda pendapat tentang waktu peristiwa Isra dan Mi'raj.

Ada ulama yang berpendapat bahwa peristiwa Isra Mi'raj terjadi dalam satu waktu dan ada juga yang berpendapat bahwa peristiwa Isra Mi'raj terjadi dalam waktu yang berbeda.

Secara khusus, peristiwa Isra diabadikan oleh Allah Swt dalam Alquran Surah Al Isra' ayat 1.

Baca Juga: Kapan Peristiwa Isra Mi'raj Terjadi? Ini Penjelasan Quraish Shihab

"Sub?aanalladzii asraa bi'abdihii lailam minal masjidil?araami ilal masjidil aqshalladzii baaraknaa ?aulahuu linuriyahuu min aayaatinaa, innahuu huwas-samii'ul-bashiir." (QS. Al Isra': 1).

"Mahasuci (Allah), yang telah memperjalankan hamba-Nya (Muhammad) pada malam hari dari Masjidilharam ke Masjidil Aqsa yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia Maha Mendengar, Maha Melihat." (QS. Al Isra': 1).

Menurut Quraish Shihab, ada beberapa poin penting yang perlu diperhatikan dalam Surah Al Isra' ayat 1 tersebut.

Baca Juga: Link Live Streaming dan jadwal pertandingan Liga Inggris, Leeds United Vs Tottenham Hotspur

1. Penggunaan Kata Subhaana (Subhaanallah)

Kata Subhaanallah (Mahasuci Allah) itu dipergunakan untuk sesuatu yang dahsyat atau sesuatu yang menakjubkan.

Di sini, Allah Swt ingin menyampaikan kepada kita bahwa ada sebuah peristiwa yang sangat menakjubkan atau sebuah peristiwa yang sangat mengherankan yang terjadi.

Baca Juga: Urutan Peristiwa Isra Miraj, Dari Masjidil Haram Ke Masjidil Aqsa Hingga Sidratul Muntaha

Allah Swt mengisyaratkan ini agar manusia tidak mengukur kemampuan makhluk dengan kemampuan yang dimiliki oleh-Nya.

Karena peristiwa yang terjadi adalah peristiwa yang secara logika di luar kemampuan nalar manusia.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Supriyatna

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X