Inilah Bentuk Perbuatan Syirik Yang Kadang Tidak Kita Sadari

photo author
Mauidhotul Husniyah, Liputan Bekasi
- Rabu, 16 November 2022 | 23:02 WIB
Inilah Bentuk Perbuatan Syirik Yang Kadang Tidak Kita Sadari  Sumber Foto: Foto oleh Craig Adderley
Inilah Bentuk Perbuatan Syirik Yang Kadang Tidak Kita Sadari Sumber Foto: Foto oleh Craig Adderley

LIPUTANBEKASI.COM  Inilah bentuk perbuatan syirik yang kadang tidak kita sadari. Perbuatan syirik termasuk perbuatan tercela dan harus dihindari.

Yang dimaksud perbuatan syirik adalah menjadikan syarik (sekutu) bagi Allah Taala dalam sifat rububiyah-Nya (perbuatan-perbuatan Allah Taala yang khusus bagi-Nya, seperti mencipta, melindungi, mengatur dan memberi rezeki kepada makhluk-Nya), dan uluhiyah-Nya (hak untuk disembah dan diibadahi semata-mata tanpa disekutukan).

Meskipun sebagian besar kemusyrikan (yang terjadi saat ini) adalah syirik dalam sifatnya uluhiyah-Nya, yaitu dengan berdoa (meminta) kepada selain Allah dan pada saat yang sama (memanggil-Nya) atau mempersembahkan satu bentuk ibadah kepada selain Allah.

Seperti menyembelih (berkurban), bernadzar, rasa takut, berharap dan mencintai [at-Tauhid hal. 8, Syaikh Shalih Fauzan].

Baca Juga: Viral! Beredar Video Seorang Pria Aniaya Istri di Cisauk, Berikut Cerita Selengkapnya

Syaikhul Islam Muhammad bin Abdul Wahhab menjelaskan bahwa hakikat kemusyrikan yang diperangi Rasulullah SAW. yang merupakan utusan Allah adalah sebagaimana perkataan beliau.

Sesungguhnya tauhid adalah mengesakan Allah Ta'ala dalam beribadah. Inilah agama (yang dibawa) para Rasul yang diutus oleh Allah kepada umat manusia.

Rasul utusan pertama adalah (Nabi) Nuh alaihissalam, yang diutus Allah kepada umatnya ketika mereka berperilaku seperti memuji terlalu berlebihan hingga melampaui batas dalam mengagungkan orang-orang saleh di kalangan mereka yaitu Wadd, Suwa, Yauq dan Nasr.

Sedangkan Rasul utusan Allah yang terakhir adalah Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wa sallam, Rasulullah adalah yang menghancurkan gambar (patung) orang-orang saleh tersebut.

Baca Juga: Baca Rutin 7 Kali, Inilah Doa Untuk Menjauhkan Diri Dari Siksa Neraka

Rasulullah SAW. diutus Allah SWT. kepada kaum atau orang-orang musyrik yang selalu beribadah, menunaikan haji, memberi sedekah dan banyak mengingat Allah, tetapi mereka juga mempraktikkan kemusyrikan.

“Mereka mengatakan: Kami menginginkan dari perantara-perantara makhluk itu untuk mendekatkan diri kepada Allah, dan kami menginginkan syafaat mereka di sisi-Nya.” [QS. Yunus: 18].

Perantara-perantara tersebut adalah seperti para malaikat, nabi Isa bin Maryam, dan orang-orang shaleh lainnya.

Padahal Allah sudah memberikan peringatan untuk tidak berbuat syirik, seperti dalam surat Luqman ayat 13, yang artinya:

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Andini P.

Sumber: Eramuslim

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X