LIPUTANBEKASI.COM - Apa itu Kidults? Fenomena Kidults ini mulai merebak setelah heboh dan mempengaruhi penjualan mainan di Amerika Serikat.
Fenomena Kidults memiliki makna seseorang yang telah berada di usia dewasa yang kembali membeli mainan-mainan yang seharusnya didapatkan di masa kecil.
Diberitakan oleh WION, akhir-akhir ini banyak konsumen 'anak-anak' yang sudah membeli lebih dari seperempat mainan dari keseluruhan penjualan mainan.
Bahkan diketahui penjualan itu mengalami pertumbuhan industri hingga mencapai 9 Miliar USD di setiap tahunnya.
Baca Juga: Bunga Citra Lestari: Pakai celana jeans sampai leher yang berharga fantastis
Ternyata lonjakan ini disebabkan oleh banyaknya permintaan dan peminat mainan anak oleh orang-orang yang telah memasuki usia dewasa.
Kidults sendiri sering dikaitkan dengan orang-orang dengan usia remaja hingga dewasa yang masih menghabiskan uangnya untuk membeli mainan anak-anak.
Fenomena Kidults awalnya dapat terjadi saat remaja atau dewasa tersebut menyukai karakter kartun atau pahlawan favorite-nya di masa kecil.
Memiliki perpaduan antara kid dan adults, sebutan Kidults sering dikaitkan dengan perasaan 'balas dendam' atas hal konsumtif yang tidak kesampaian dibeli saat usia mudanya.
Hal ini disebabkan ketika masih berusia anak-anak, para Kidults ini tidak dapat membeli mainan idaman mereka karena beberapa faktor, misal faktor ekonomi.
Hadirnya keinginan membalas keadaan tersebut mendukung orang-orang tersebut untuk membeli berbagai mainan atau action figure yang tidak bisa di dapatkan di masa kecilnya.
Baca Juga: Mengapa Pembajakan Buku Dilarang? Ternyata ini Alasannya!
Dengan kata lain, fenomena Kidults ini mendorong orang-orang dewasa yang tidak memenuhi keinginannya di masa kecil untuk mundur ke keadaan nostalgia konsumeris.