• Minggu, 27 November 2022

BMKG Jelaskan Dampak Bencana Hidrometeorologi, Simak Kaitannya dengan Fenomena La Nina

- Selasa, 22 November 2022 | 23:15 WIB
gambaran Indonesia  Sumber Foto: iStock
gambaran Indonesia Sumber Foto: iStock

LIPUTANBEKASI.COM – BMKG atau Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika Indonesia menjelaskan hasil pemantauan dampak bencana hidrometeorologi pada website resminya.

Bencana Hidrometeorologi adalah bencana yang diakibatkan oleh aktivitas cuaca seperti siklus hidrologi, curah hujan, angin, dan kelembapan.

Bentuk bencana Hidrometeorologi berupa terjadinya kekeringan, banjir, badai, tanah longsor, kebakaran hutan, hingga gelombang panas.

Indonesia merupakan negara yang terbilang sering terjadi perubahan cuaca dan iklim secara ekstrim dan mendadak sehingga berujung pada bencana Hidrometeorologi.

BMKG menjelaskan, sejak Juli hingga September 2022, curah hujan di sejumlah wilayah Indonesia lebih tinggi dari rata-rata jangka panjang.

Hal ini terjadi karena musim hujan yang datang lebih awal dan juga merupakan dampak dari fenomena La Nina pada sebagian besar wilayah Jawa, Papua, Sulawesi, Kalimantan dan Maluku.

Baca Juga: Inggris Mengalahkan Iran, Jude Bellingham dan Bukayo Saka Bentuk Semangat Muda

Dampak dari pengaruh iklim serta bencana Hidrometeorologi terbagi menjadi:

  1. Bagi pertanian

Berdasarkan laporan dari Kementerian Pertanian, banjir dan kekeringan  menjadi penyebab utama gangguan sawah pada Agustus 2022 lalu.

Halaman:

Editor: Andini P.

Sumber: bmkg.go.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Ingin Jadi Penulis? Ini Skill yang Harus Kamu kuasai!

Minggu, 27 November 2022 | 16:53 WIB

Mantan Paranormal Nyentrik Ki Joko Bodo Meninggal Dunia

Selasa, 22 November 2022 | 16:20 WIB
X