khazanah

Permainan Suku Maya Awalnya Bola dari Abu Kremasi, Tapi Ada Juga Dari Jerohan Hewan

Selasa, 15 November 2022 | 19:35 WIB
pixabay.com @rihaij Sumber tulisan:

LIPUTANBEKASI.COM – Semua hal yang berhubungan dengan bola memang selalu menarik dan menggoda. Bahkan pemain bola saat ini masuk dalam klasement orang tenar dan rata-rata berpenghasilan lebih dari cukup hingga fantastis. Bola itu memang bundar, tapi tentunya tak semua orang paham sejarah awal bola.

Sejarah awal bola menurut berbagai referensi memang bundar sebesar kepala manusia. Dari kain yang dijahit, berbagai bahan alami seperti kulit, bagian dalam hewan (jeroan), tengkorak hewan dan manusia hingga saat ini dari karet.

Melansir dari berbagai sumber, dalam permainan sepak bola memang ditetapkan bulat sempurna sejak ditetapkan oleh International Football Association Board (IFAB) serta menggunakan bahan baku layak seperti kulit sintetik atau karet. Itulah sejarah awal bola mulai ditetapkan standar resmi yang layak.

Untuk bola kategori dewasa atau berusia 12 tahun ke atas memiliki diameter 69-70 sentimeter. Berat bola 410-450 gram. Sedangkan tekanan udara pada bola mencapai 1 satuan atmosfer (atm) atau sekitar 14,7 psi. Apabila bola kempes, maka maka pertandingan bisa dihentikan untuk mengganti bola oleh wasit.

Baca Juga: Mengenal Istilah Apokatiptik yang Menjadi Dugaan Penyebab Tewasnya Keluarga di Kalideres

Sejarah Awal Bola

Permainan bola biasa dilakukan oleh suku Maya di Amerika Selatan menjadi  awal mula permainan sepak bola dengan mempergunakan bola karet. Namun ada satu rahasia yang sampai saat ini belum bisa terungkap kebenarannya. Bola karet yang menjadi alat permainan ini berisi abu kremasi.

Namun abu kremasi yang diisikan ke bola  itu adalah sisa pembakaran mayat dari penguasa daerah tersebut. Yaitu saat para peneliti antropologi dari Institut Antropologi dan Sejarah Nasional Meksiko menemukan sebuah ruang bawah tanah berusia 1.300 tahun di Toniná (2020), tepatnya di bawah piramida yang disebut Kuil Matahari.

Tepatnya di ruang bawah tanah  kuil tersebut dimana menyimpan sisa-sisa sekitar 400 kapal yang berisi bahan organik, termasuk abu, arang, dan karet alam. Arkeolog menemukan bahwa abu dalam bola karet merupakan sisa-sisa kremasi penguasa dan bahan-bahan lain dalam proses vulkanisasi.

Baca Juga: Resmi Dicabut Izin Edarnya, Inilah Daftar Obat Sirup dari 5 Perusahaan Farmasi yang Wajib Para Orang Tua Simak

Selain ada yang sudah mempergunakan bola karet, di Yahgan (Yamana) Amerika Selatan misalnya, bola pertama yang dibuat kenal dengan nama Kalaka. Kalaka terbuat dari selaput kaki burung albatros. Selanjutnya diisi dengan bulu angsa dan dijahit. Selain dari bahan tersebut, mereka ini juga sering menggunakan perut anjing laut yang ditiup sebagai bola.

Sedangkan Orang Navajo, Amerika Utara membuat bola terbuat dari kulit rusa. Kulit rusa  menyerupai tas yang diisi dengan biji-bijian dan disatukan dengan tali.

Bola awal yang terbuat di Asia dibuat di China. Pada masa tersebut, bola juga dibuat dari kulit binatang.

Permainan sepak bola sebenarnya sudah dikenal masyarakat Inggris pada abad ke-8. Namun tahun 1314, sempat dilarang oleh Raja Edward II mempergunakan bola yang terbuat dari tengkorak manusia. Pada masa kepemimpinan Ratu Elizabeth I juga melarang permainan ini.

Halaman:

Tags

Terkini