Selain dengan Bank Indonesia (BI), Pemerintah juga melakukan kerjasama dengan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
melalui Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK), juga dengan self-regulatory organization, seperti Bursa Efek Indonesia, Kliring Penjaminan Efek Indonesia, Kustodian Sentral Efek Indonesia, dan investor-investor dalam public private partnership.
“Tujuannya agar kami bisa bersama-sama menciptakan sinergi yang positif, sinergi yang efektif untuk mengawal pemulihan ekonomi Indonesia yang tetap akan diadakan pada potensi dinamika global yang tidak selalu mudah," terang Sri Mulyani.
"Capaian yang sudah kita capai akan menjadi fondasi yang kuat bagi kita untuk mengawal pemulihan ekonomi nasional," jelas Menkeu.
"Kita ciptakan kembali kesempatan kerja. Kita turunkan kembali kembali kemiskinan yang sempat meningkat, kita perbaiki kehidupan masyarakat, kita bangun produktivitas dan competitiveness,” tutup Menkeu Sri Mulyani Indrawati.***
Artikel Terkait
Belajar dari Rumini, Antara Hidup Berkelang Sesal atau Mati dalam Cinta
Polri Ungkap Korupsi PT JIP yang Merugikan Negara 350 Miliar
Pemerintah Desa Muarabakti akan Batasi Kegiatan Masyarakat saat Malam Tahun Baru
BIMTEK Jarkomluhdes untuk Para Petani Kabupaten Bekasi agar Melek Teknologi
Dinsos Kabupaten Bekasi Memberikan Bantuan untuk Korban Banjir di Muara Gembong
PT Yili Indonesia Dairy Diresmikan Menteri Perindustrian dan Plt Bupati Bekasi, Semoga Pengangguran Berkurang
Beredar Isu, Pelaku Pencabulan di Jawa Barat Merupakan Seorang Syiah? Ini Komentar Ustad Hilmi Firdausi
Kasus Pemerkosaan 12 Santriwati: Tidak Hanya Memperkosa, Guru Tersebut Juga Tega Lakukan Ini pada Anak Korban
Herry Wirawan Pemerkosa 12 Santriwati Dikaitkan dengan Mazhab Syiah, DPP ABI Keluarkan Pernyataan
Gempa Bumi 5,3 SR Mengguncang Bali dan Jawa Timur 13 Desember 2021