Dikeroyok Debt Collector dan Dianggap Punya Utang, Haris Pertama: Demi Allah itu Fitnah Kejam

photo author
Sidik Irawan, Liputan Bekasi
- Rabu, 23 Februari 2022 | 06:30 WIB
Haris Pertama merasa difitnah dikeroyok debt collector karena persoalan utang. (Twitter/@knpiharis)
Haris Pertama merasa difitnah dikeroyok debt collector karena persoalan utang. (Twitter/@knpiharis)

LIPUTANBEKASI.COM - Ketua KNPI Haris Pertama yang pada Senin lalu, 21 Februari dianiaya dan dikeroyok sejumlah orang tidak dikenal di RM Garuda Cikini, kawasan Menteng, Jakarta Pusat.

Diketahui pelaku pengeroyokan berjumlah 5 orang, 3 di antaranya berhasil diamankan oleh pihak kepolisian, sedangkan 2 lainnya masih dalam tahap pengejaran pihak kepolisian.

Dari pemeriksaan awal kepolisian terhadap para tersangka pengeroyokan, diketahui ketiga tersangka pengeroyokan berprofesi sebagai debt collector.

Akibat dari pengeroyokan oleh para debt collector tersebut, Haris Pertama mengalami sejumlah luka dan memar di sekujur tubuh dan wajahnya.

Baca Juga: Ramalan Zodiak 22 Februari 2022: Libra, Scorpio, dan Sagitarius,

Sebelumnya, berbagai spekulasi terkait pengeroyokan tersebut bermunculan karena Haris Pertama adalah orang yang melaporkan Ferdinand Hutahaean atas kasus ujaran kebencian dan SARA.

Namun setelah ramai pemberitaan bahwa pelaku pengeroyokan berprofesi sebagai debt collector, Haris Pertama dituding mendapat perlakuan tersebut karena persoalan utang-piutang.

Menanggapi ramainya narasi yang menyebut dirinya terseret utang, Haris Pertama pun angkat bicara.

Baca Juga: Rekomendasi Penginapan atau Villa di Pulau Bali, Yuk Liburan

Melalui akun Twitter pribadinya @knpiharis, dia membantah kalau dirinya terjerat utang-piutang.

"Fitnah terhadap diri saya mulai bermunculan, ada tuduhan saya mempunyai hutang karena yang memukul saya adalah Debt Collector," tlis Haris Pertama.

Selain itu, Haris Pertama juga bersumpah bahwa narasi yang dibangun tersebut merupakan fitnah untuk dirinya dan KNPI.

Baca Juga: Kumpulan Kode Redeem Free Fire Terupdate Selasa 22 Februari 2022

"Demi Allah itu adalah fitnah kejam, Fitnah yang ingin merusak diri saya dan KNPI. Semoga @DivHumas_Polri @ListyoSigitP dapat mengungkap DALANGnya," sambungnya.

Haris Pertama juga menilai bahwa para pelaku pengeroyokan tersebut telah dibayar untuk mencelakai dirinya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Supriyatna

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X