Memprihatinkan, Harga Telur Merosot Peternak Layer di Blitar Membagikan Telur Secara Cuma-Cuma

photo author
Dicky Ismail, Liputan Bekasi
- Rabu, 29 September 2021 | 16:35 WIB
Para peternak layer di Blitar menggelar aksi keprihatinan di Jalan Diponegoro, Selasa, 28 September 2021. (Urbanjabar.com/Andi Maisaroh Fitria)
Para peternak layer di Blitar menggelar aksi keprihatinan di Jalan Diponegoro, Selasa, 28 September 2021. (Urbanjabar.com/Andi Maisaroh Fitria)

Kedua, stop budidaya unggas oleh integrator, dan yang ketiga stabilitas harga telur.

Dikutip dari urbanjabar.com, Yessy Yuni, Koordinator Lapangan, menegaskan, "Kami menuntut pemerintah menerbitkan Perpres lindungi peternak UMKM, stop budidaya unggas oleh integrator. Kami juga meminta pemerintah menstabilkan harga telur."

Para peternak berharap harga telur bisa tetap stabil. Sebab, mereka harus mengeluarkan biaya pakan setiap harinya.

Baca Juga: MPR Akan Bahas Pokok-Pokok Haluan Negara, Bukan Amandemen UUD 1945 Membahas Masa Jabatan Presiden

Ditambah lagi dengan biaya perawatan agar ayam layer tetap sehat dan menghasilkan telur yang berkuaitas.

Jika cangkang telur bagus, maka waktu penyimpanan selama pengiriman semakin lama.

Cangkang telur harus tebal dan kokoh supaya tidak mudah pecah, retak, bahkan hancur selama pengiriman.

Aksi tersebut diharapkan bisa mewakili keluh kesah pelaku usaha yang sama di daerah lain di Indonesia.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Rahmat Fauzy

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X