Kedua, stop budidaya unggas oleh integrator, dan yang ketiga stabilitas harga telur.
Dikutip dari urbanjabar.com, Yessy Yuni, Koordinator Lapangan, menegaskan, "Kami menuntut pemerintah menerbitkan Perpres lindungi peternak UMKM, stop budidaya unggas oleh integrator. Kami juga meminta pemerintah menstabilkan harga telur."
Para peternak berharap harga telur bisa tetap stabil. Sebab, mereka harus mengeluarkan biaya pakan setiap harinya.
Baca Juga: MPR Akan Bahas Pokok-Pokok Haluan Negara, Bukan Amandemen UUD 1945 Membahas Masa Jabatan Presiden
Ditambah lagi dengan biaya perawatan agar ayam layer tetap sehat dan menghasilkan telur yang berkuaitas.
Jika cangkang telur bagus, maka waktu penyimpanan selama pengiriman semakin lama.
Cangkang telur harus tebal dan kokoh supaya tidak mudah pecah, retak, bahkan hancur selama pengiriman.
Aksi tersebut diharapkan bisa mewakili keluh kesah pelaku usaha yang sama di daerah lain di Indonesia.***
Artikel Terkait
Gagal Curi Sepeda Motor , Dua Pelaku Di Hakimi Warga di Cibitung Kab. Bekasi
Penyimpangan Seksual di Bekasi, Seorang Anak Laki - laki Umur 11 Tahun Dicabuli Seorang Pria
HOAKS, Jaringan Internet Mati Total pada 24 - 30 September 2021, Berikut Bantahan dari Pihak Terkait
Serial Netflix 'Squid Game', Pemilik Nomor Telepon Asli Diteror Empat Ribu Penelepon Asing
Temukan 23 Jenis Burung di Hutan Mangrove Muaragembong di Hari Sungai Sedunia, oleh The Home River Bioblitz
Pasukan Yaman Bentrok dengan Pasukan Pemberontak, Lebih dari 140 orang meninggal
Google Mengungkapkan Ada Celah Tersembunyi Nan Berbahaya yang Mengintai di Chrome
Serangan di Tanggal 9 Maret 1945
Polres Metro Bekasi Kota dan Polsek Bekasi Timur Berhasil Ungkap Curanmor di Bekasi
Melawan Sanksi PBB, Korea Utara Mengklaim Berhak Melancarkan Ujicoba Rudal