Elon Musk! Pertimbangkan Produksi Ponsel Jika Google dan Apple Hapus Twitter – Orang Kaya Mah Bebas

photo author
Galung Triko, Liputan Bekasi
- Rabu, 30 November 2022 | 08:53 WIB
Bos baru Twitter mempertimbangkan produksi ponsen sendiri (https://cambodiafinancialtimes.com/archives/25504)
Bos baru Twitter mempertimbangkan produksi ponsen sendiri (https://cambodiafinancialtimes.com/archives/25504)

LIPUTANBEKASI.COMElon Musk baru-baru ini memberikan pernyataan mengejutkan mengenai Twitter.

Elon Musk yang dinobatkan sebagai orang terkaya di dunia menginginkan produksi ponsel pintar atau smartphone sendiri jika Google dan Apple mengancam eksistensi Twitter.

Pernyataan tersebut keluar saat ia merespon cuitan podcaster Liz Wheeler soal Elon Musk harus membuat telepon baru jika raksasa Google dan Apple menghapus Twitter dari aplikasi mereka.

Menurut Wheeler, Bos baru Twitter Elon Musk sangat mudah baginya untuk membuat pabrik pembuatan ponsel.

Baca Juga: Fakta Terbaru Satu Keluarga Tewas di Magelang: Sudah Dua Kali Meracuni, Pertama Gagal saat Pakai dawet

Mengingat kekayaan Musk sangat berlimpah dan memiliki visi yang sangat brilian terhadap bisnis-bisnisnya.

Elon Musk sendiri mengungkapkan bahwa dirinya sangat mempertimbangkan ide tersebut sebagai upaya terakhir menjaga keberlangsungan Twitter,

“Saya tentu berharap tidak sampai seperti itu, tapi, ya, kalau tidak ada pilihan lain, saya akan membuat ponsel alternatif,” tulis Elon Musk di Twitter.

Seperti yang diketahui, Elon Musk telah melakukan kebijakan yang cukup radikal, dengan mempertahankan pembatasan longgar setelah mengakuisisi Twitter sebesar US$ 44 miliar.

Baca Juga: Tewasnya Satu Keluarga di Magelang, Maut Sianida jadi Jalan Terakhir untuk Lampiaskan Sakit Hati ‘Anak Bungsu'

Dia menyatakan bahwa akun yang tidak melanggar aturan atau terlibat dalam spam yang parah, akan dihidupkan kembali.

Padahal sebelumnya, pemilik lama Twitter telah menerapkan larangan akun atas konten yang penyalahgunaan, misinformasi, ekstremisme, ancaman kekerasan, dan pelanggaran privasi atau hak cipta.

Kini Bos Tesla itu telah mengaktifkan kembali akun dari tokoh kontroversial termasuk Donald Trump. Akun mantan Presiden AS itu dilarang karena pidato kontroversialnya setelah tragedi 6 Januari di Capitol.

Elon Musk juga telah mengaktifkan lagi akun profesor sayap kanan Jordan Peterson dan komedian Kathy Griffin.

Baca Juga: Telkomsel Rugi karena Investasi di GoTo, KPK Buka Peluang Usut Dugaan Adanya Kerugian Negara

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Dillast Prilmulyo

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X