Fakta Terbaru Satu Keluarga Tewas di Magelang: Sudah Dua Kali Meracuni, Pertama Gagal saat Pakai dawet

photo author
Galung Triko, Liputan Bekasi
- Rabu, 30 November 2022 | 08:48 WIB
Percobaan pertama pelaku berusaha meracuni racun sianida pakai Dawet, namun gagal (https://www.theboxsceneproject.org/resep-es-dawet-ayu/)
Percobaan pertama pelaku berusaha meracuni racun sianida pakai Dawet, namun gagal (https://www.theboxsceneproject.org/resep-es-dawet-ayu/)

LIPUTANBEKASI.COM – Perkembangan terbaru kasus satu keluarga tewas di Magelang, Jawa Tengah yang merupakan anggota keluarga diduga karena racun sianida.

Polisi berhasil menemukan fakta terbaru dari pendalaman olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan menemukan adanya dugaan keracunan zat kimia racun sianida.

Setelah menetapkan DD (22) sebagai tersangka pembunuhan tersebut, polisi langsung menggali informasi lebih lanjut kepada anak bungsu dari keluarga tewas tersebut yang diduga meracuni korban dengan racun sianida.

Dari hasil pemeriksaan, polisi menyebutkan fakta bahwa tersangka DD, pernah berusaha melakukan aksi untuk meracuni keluarganya, percobaan pertama adalah menggunakan Dawet pada 23 November 2022, namun gagal.

Baca Juga: Tewasnya Satu Keluarga di Magelang, Maut Sianida jadi Jalan Terakhir untuk Lampiaskan Sakit Hati ‘Anak Bungsu'

Aksi tersebut yakni dengan menuangkan zat berbahaya yang diduga racun sianida ke dalam es Dawet.

Percobaan tersebut gagal lantaran dosisnya terlalu rendah sehingga tidak mengakibatkan meninggal dunia, hanya mual-mual saja kepada target.

Hal ini diungkapkan oleh Direskrimum Polda Jateng Kombes Djuhandhani Rahardjo Puro pada Selasa, 29 November 2022.

"Ada dua kali percobaan, pertama sempat membelikan dawet untuk beberapa orang, tidak hanya keluarganya,” ungkap Plt Kapolresta Magelang AKBP M Sajarod Zakun.

Baca Juga: Telkomsel Rugi karena Investasi di GoTo, KPK Buka Peluang Usut Dugaan Adanya Kerugian Negara

Pelaku yang merupakan ‘anak bungsu’ korban tega menghabisi anggota keluarganya lantaran sakit hati karena menjadi tanggungan beban hidup keluarga.

Pelaku sengaja membeli racun sianida secara online untuk melakukan hal keji tersebut untuk melampiaskan kekesalannya

Korban satu keluarga tewas tersebut adalah orangtua kandung DD Bernama Abbas Ashar, 58, Heri Iryani, 54, dan kakak perempuannya Dhea Chairunnisa, 24.

Mereka tewas pada percobaan kedua DD, dengan menuangkan diduga racun sianida ke dalam kopi dan teh yang diminum oleh para korban.

Baca Juga: Homeschooling Kak Seto Bekasi, Salurkan Bantuan Untuk Penyintas Gempa Cianjur

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Dillast Prilmulyo

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X