Elon Musk Minta Karyawan Twitter Kerja Lembur dan Intensitas Tinggi, Jika Tidak akan Dipecat

- Senin, 21 November 2022 | 10:43 WIB
CEO baru Twitter Elon Musk
CEO baru Twitter Elon Musk

LIPUTANBEKASI.COM – Bos pemilik baru Twitter, Elon Musk membuat pernyataan yang mengejutkan kepada karyawan Twitter

Setelah sebelumnya telah memecat sekitar lima ribu karyawannya, kini Elon Musk menerapkan kebijakan barunya di Twitter

Elon Musk mengajukan tuntutannya kepada karyawan Twitter dengan ancaman pemutusan hubungan kerja.

Ia memerintahkan seluruh karyawan Twitter untuk bekerja lembur dengan dan bekerja berintensitas tinggi.

Jika hal ini tidak dilaksanakan, Elon Musk akan membayar gaji mereka langsung tiga bulan sebagai uang pesangon, atau dengan kata lain diberhentikan.

Baca Juga: Kasus Mayat Mengering: Polda Metro Bekerja Sama Dengan UI, Ungkap Kasus 4 Orang Tewas Di Kalideres

Jadi karyawan dituntut keras untuk tetap menjaga kinerja untuk membangun Twitter di masa depan.

"Ke depan, untuk membangun Twitter 2.0 dan sukses di dunia yang semakin kompetitif, kita perlu untuk benar-benar hardcore. Ini artinya bekerja dalam jam kerja panjang di intensitas tinggi. Hanya performa istimewa akan lolos passing grade," tulis Musk di email untuk pegawai, dilansir dari teknologi.id

Elon Musk meminta karyawan untuk mengklik link jika mereka mau menjadi 'bagian dari Twitter baru'. Untuk mereka yang belum menentukan keputusan diberi tenggat waktu dan jika sudah lewat yang belum memutuskan akan menerima pesangon selama tiga bulan tersebut alias dipecat.

Halaman:

Editor: Andini P.

Sumber: Info Teknologi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X