Kasus Aneh Seorang Wanita Di China Yang Tidak Tidur 40 Tahun Lamanya

photo author
Rahmat Fauzy, Liputan Bekasi
- Sabtu, 11 September 2021 | 16:37 WIB
Li Zhanying (Rahmat Fauzy)
Li Zhanying (Rahmat Fauzy)

LIPUTAN BEKASI - Akhir-akhir ini beberapa media China dihebohkan dengan laporan ada seorang wanita yang tidak pernah tidur selama 40 tahun.

Ia adalah Li Zhanying seorang wanita dari Henan, China. Dirinya mengaku terakhir tidur dengan lelapnya ketika ia berusia lima tahun. Dan saat ini usianya lebih dari 40 tahun.

Baca Juga: Taliban Akan Bentuk Pemerintahan Baru Afganistan Besok Setelah Salat Jumat

Selama 24 jam, kebiasan banyak orang tidak bisa beraktivitas selama seharian penuh tanpa istirahat, namun Li Zhanying tidak pernah merasakan lelah atau mengantuk setelah beraktivitas setiap harinya.

Setelah dikonfirmasi oleh suami Li Zhanying, Liu Suoquin mengatakan sejak ia menikah dengan Li Zhanying, dia memperhatikan kebiasaan istrinya yang selalu terjaga setiap siang dan malam tanpa ada waktu lelapnya.

Baca Juga: Rudy Salim Masih Urus Regulasi Taksi Terbang , Erik Tohir Sudah Jajal isi Kabinya

Sampai aktivitas dirumah pun masih dikerjakan walau sudah waktunya untuk tidur. Hingga Liu Suoquin mencari cara untuk membuat istrinya bisa istirahat dan tidur dengan membelikan beberapa obat tidur untuk mengatasi gejala yang dianggapnya hanya insomnia biasa. Namun tidak ada hasilnya.

Menurut Bastille Post, Li Zhanying sudah mencari bantuan medis dan dokter untuk mengatasi gejala yang dia rasakan selama ini, tetapi dokter tidak pernah menemukan sesuatu yang mencurigakan.

Baca Juga: Dua Warga Negara Asing Turut Jadi Kebakaran Heboh Di Lapas Kelas 1 Tangerang

Sampai akhirnya Li Zhanying dan suaminya datang ke pusat Medis di Beijing, China untuk mencari tahu gejala apa yang dialaminya. Berita baik dari Tim Dokter Pusat Medis tersebut adalah menemukan bahwa dia sebenarnya tidur, tetapi tidak seperti manusia normal umumnya. Hal itu dilakukan dengan cara memantau Li Zhanying selama 48 Jam menggunakan sensor canggih yang ada di pusat Medis Beijing.

Selama 48 jam pantauan gelombang otak oleh Tim Dokter, ternyata Li Zhanying sebenarnya tidur dalam intensitas ringan dan sama seperti manusia normal lainnya pada saat pemantauan Tim Dokter.

Baca Juga: Segala Upaya Untuk Melewati Pandemi COVID-19, Pemerintah Datangkan Vaksin Pfizer Asal Amerika

Tim Dokter menjelaskan yang dialami oleh Li Zhanying adalah beberapa saraf dan organ Li Zhanying masih aktif selama tidur.

Dikutip dari Oddity Central oleh Pikiran-Rakyat.com, Li Zhanying sebenarnya ditipu oleh otaknya sendiri karena ketika dia beristirahat, beberapa bagian tubuh Li Zhanying mengalami dormansi dan matanya pun tidak bisa terpejam.

Pada saat berbicara dengan lawan bicaranya pun seperti dengan suaminya, cekungan dan bola matanya terlihat bahwa Li Zhanying memang sedang beristirahat.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Rahmat Fauzy

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X