internasional

Dilantik Menjadi Presiden Sementara Guinea, Mamadi Doumbouya adalah Pemimpin dari Kudeta Militer

Senin, 4 Oktober 2021 | 19:01 WIB
Mamady Doumbouya

LIPUTAN BEKASI - Mamadi Doumbouya adalah pemimpin Kudeta Militer yang berada di Guinea yang dilantik menjadi Presiden sementara pada hari pada Jumat, 1 Oktober 2021 lalu.

Ia akan menjalankan sebuah pemerintahan dengan masa transisi dari pemerintahan sebelumnya.

Transisi Pemerintahan konstitusional dilakukan setelah Presiden yang bernama Alpha Conde dilengserkan pada tanggal 5 September yang lalu.

Baca Juga: Rusuh dalam Penjara, Sebanyak 2000 Narapidana di Ekuador Akan Dibebaskan

Upacara dari pengambilan sumpah sendiri akan dilaksanakan di Istana Mohamed V di ibukota Conakry.

Bahkan dari sebagian besar kepala negara yang ada di Afrika Barat tidak hadir dalam pengambilan sumpah tersebut dan setuju untuk menjatuhkan sanksi terhadap anggota junta serta kerabat kerabat mereka.

Afrika Barat dan AfrikaTengah telah mengalami sebanyak 3 kali kudeta sejak tahun lalu.

Baca Juga: Taliban Akan Bentuk Pemerintahan Baru Afganistan Besok Setelah Salat Jumat

Panasnya suhu politik disana meningkatkan kekhawatiran akan berkuasanya militer tersebut di kawasan yang banyak sekali sumber daya alamnya.

Momadi sendiri melakukan sumpah, akan mengenakan seragam militernya, baret merah, serta kacamata hitam dan tidak lupa juga menggunakan sarung tangan putih untuk melapisi kulitnya.

"Saya akan menghargai sebesar besarnya tanggungjawab yang diamanatkan kepada saya," ujar Mamadi Doumbouya saat berpidato dalam pengambilan sumpah.

Baca Juga: Manny Pacquiao Siap Mencalonkan Diri Menjadi Capres Dalam Pilpres Filipina 2022

Ia berjanji untuk mengamati transisi yang akan melingkupi penyusunan sebuah konstitusi baru, memerangi kasus korupsi.

Serta reformasi dari pemilu dan penyelenggaraan pemilu yang bebas dan transparan.

Junta militer mengatakan para anggotanya dilarang keras untuk mencalonkan diri dalam pemilu berikutnya.

Halaman:

Tags

Terkini