LIPUTANBEKASI.COM – Inilah asal usul dan cara menyembuhkan inner child yang ada pada diri.
Bagaimana asal usul inner child? Konsep inner child pertama kali dikemukakan oleh Carl Jung.
Jung menambahkan ‘child archetype’ ke dalam daftar arketipe yang mewakili individuasi, atau pengembangan berbagai bagian diri menjadi keseluruhan fungsional.
Jung mengungkapkan dalam bukunya ‘Memories, Dreams, Reflections’ bahwa dia menyadari bahwa dia telah kehilangan kreativitas.
Dan kecintaan untuk membangun sesuatu yang dia miliki sebagai seorang anak.
Jung memperhatikan emosi yang muncul saat mengingat kreativitas masa kecilnya dan mulai mengembangkan hubungan dengan ‘inner child’.
Pola dasar anak dalam teori Jung dapat menjadi cara untuk membantu orang terhubung dengan masa lalu dengan mengingat pengalaman dan emosi masa kecil.
Itu juga dapat membantu seseorang menjadi dewasa dan memahami apa yang mereka inginkan di masa depan.
Konsep inner child berkembang lebih lanjut pada tahun 1950-an setelah analisis transaksional.
Baca Juga: Fresh Graduate Wajib Ingat 10 Dasar Proses Seleksi Kerja Agar Lolos Keterima!
Yaitu cabang psikoanalisis yang menyajikan gagasan tentang ‘child inside to attention’.
Analisis transaksional melihat bagaimana orang berinteraksi dengan orang lain yang berasal dari salah satu dari tiga ‘keadaan ego’ yaitu seperti anak-anak, orang tua, atau orang dewasa.
Kemudian, pada tahun 1970-an, para penulis semakin banyak menggunakan konsep inner child.
Cara Menyembuhkan Inner Child
Artikel Terkait
Inilah Ciri kamu Sedang Kelelahan Mental dan Cara Mengatasinya - Simak Penjelasannya
Cara Mengatasi Insecure pada Diri Sendiri agar lebih Percaya Diri - Simak Penjelasannya
Cara Meminimalisir Anak dari Kecanduan Media Sosial, Memang Butuh Usaha
Bagaimana Cara Menghadapi Sakit Hati Dalam Hubungan Percintaan?
Cara Memahami dan Menghafal Tense Bahasa Inggris, Dijamin Cepat Jago!
Waktu Terbaik dan Cara Mengamalkan Sholawat Munjiyat
Cara Mengatasi Gangguan Mental Bipolar Disorder, Simak Ulasannya!