LIPUTANBEKASI.COM - Tertawa ialah salah satu naluri dan tabiat asli manusia. Bahkan di balik tertawa itu tersembunyi sebab tertentu.
Sebab-sebab tertawa bisa karena hal positif seperti hanya bercanda, menertawakan hal lucu, dan menunjukkan rasa bangga.
Namun, tertawa juga bisa bersifat negatif seperti ingin menunjukkan kekuasaan atau kelebihan yang dia miliki, mengejek, bahkan merendahkan orang lain.
Bisa dikatakan tiada kehidupan tanpa tertawa, justru semua makhluk hidup di muka bumi ini juga tertawa, cuma berbeda cara tertawanya.
Adapun tertawa kita sebagai manusia adalah sifat yang memang dianugerahkan oleh Allah sebagai penghias kehidupan.
Dengan kata lain, ia adalah seni dan rancah kehidupan.
Agar dengan demikian kehidupan kita menjadi lebih bermakna dan jauh dari sifat murung, kesedihan, dan sebagainya.
Tertawa juga ternyata tak boleh berlebihan, loh! Tetap ada adabnya.
Tertawa pakai adab tentu akan mendatangkan hal positif untuk diri kita.
Sehingga menyenangkan hati orang lain dan lingkungan sekitar kita, bahkan pahala yang tentunya diridhai oleh Allah SWT.
Berikut ini penjelasan mengenai beberapa tips adab dalam tertawa yang harus muslim tahu.
1. Tidak Terkekeh-Kekeh
Tidak mudah tertawa dalam hal sia-sia dan mubazir atau diistilahkan dengan tertawa tanpa sebab.
Kalaupun harus tertawa, tetaplah pakai kaidah dan adabnya, yaitu tertawa dengan banyak senyum dan tak terkekeh-kekeh seperti keledai.
Ibnu Umar r.a. menceritakan bahwa Nabi saw. bersabda,
“Janganlah memperbanyak kata (bicara) selain dzikrullah, karena banyak bicara bisa selain dzikrullah menjadikan hati keras. Dan orang yang terjauh dari Allah adalah yang berhati keras.”
(Riwayat at-Tirmidzi)
2. Tidak Tentu Arah
Lidah tidak bertulang, ia terlalu lembut dan mudah untuk digerak-gerakkan.
Justru itu, beruntunglah orang yang menjaga lidahnya dari perkara-perkara yang berdosa dan bergelak tawa yang tidak tentu arah.
3. Tidak Keras
Mulut yang tidak dijaga akan menyebabkan tertawa terkekeh-kekeh dengan keras.
Tertawa dengan suara keras adalah tertawa setan sewaktu dikeluarkan dari sisi Allah di dalam surga.
Abu Hurairah menyebutkan bahwa Nabi saw. mengingatkan,
“Yang paling banyak memasukkan manusia ke dalam neraka adalah melalui dua lubang (yaitu lubang) mulut dan faraj (kemaluan).” (Riwayat at-Tirmidzi)
4. Jangan Tertawa Tiba-Tiba
Jika orang sedang bicara tentang sesuatu topik dan topik itu belum habis dibicarakan, maka janganlah tertawa karena berarti memotong pembicaraannya dan mengagetkan orang lain.
5. Jangan Tertawa di Depan Orang Sakit
Jangan tertawa di depan orang yang sedang sakit karena itu akan membuatnya sedih.
Sebaiknya, ucapkan sesuatu yang menyenangkan dan menghiburnya.
6. Jangan Meniru Gaya Tertawa Orang Jahil
Jangan sesekali meniru gaya tertawa atau percakapan orang jahil dalam agama.
Karena itu sama saja kamu termasuk menjadi bagian dari mereka.
7. Jangan Menertawai Orang Lain
Jangan menertawakan orang lain karena akan dianggap merendahkan orang tersebut, bahkan menimbulkan fitnah serta mencaci-maki orang lain.
Nah, ternyata tertawa itu tetap harus menggunakan adab ya! Agar bermanfaat untuk diri kita dan juga orang lain. Semoga bermanfaat! Ingat, tertawa harus pakai adab, ya!***
Artikel Terkait
Lirik Lengkap dan Terjemahan Lagu Viral Klebus, Sobat Ambyar Wajib Tahu!
Lirik Lagu Swipe - ALYPH, Viral Di Tiktok: Aku Ada Type, Kalo Aku Like, Aku Like, Kalo Tak, Aku Swipe
Joji Kembali Ajak Galau Penggemar Dalam Lagu 'Die For You', Ini Lirik Lengkapnya
Ubah Jadi 6 Kebiasaan Ini untuk Bantu Proses Menurunkan Berat Badan Lebih Efektif, Simak Penjelasannya
Momen Yeo Jin Goo dan Kim So Hyun Serasi di Panggung MAMA Awards 2022
Ibrah Mengumandangkan Adzan dan Iqamah di Telinga Bayi Baru Lahir
Awal Kisah Petinju Legendaris Mike Tyson Bersyahadad, Faktor Inilah ‘Iron Mike’ Pertama Memeluk Islam
Covid-19 Ramai Lagi, China mengklaim Rugi Jutaan Unit iPhone Pro
Komentar Rocky Gerung: Jokowi Bisa Bikin Partai Politik Baru dari Embrio Buzzer dan Projo
Inilah 7 Arti Mimpi Bertemu dengan Para Nabi, Semuanya Bikin Full Senyum!