Usai Menjalani Operasi Pendarahan Otak, Ini Kondisi Tukul Sekarang

photo author
Dicky Ismail, Liputan Bekasi
- Kamis, 30 September 2021 | 06:00 WIB
Tukul Arwana (Foto : IG @tukul.arwanaoffisial)
Tukul Arwana (Foto : IG @tukul.arwanaoffisial)
 
LIPUTAN BEKASI – Beberapa waktu lalu publik dibuat heboh dengan beredarnya kabar komedian Tukul Arwana yang dilarikan ke rumah sakit akibat pendarahan otak.
 
Tim dokter menggelar jumpa pers tentang kondisi terkini Tukul Arwana. 
 
Tim dokter mengungkapkan kondisi tukul saat ini dalam pemantauan di ruang semi intensif.
 
Awalnya, Tukul mengalami hipertensi akut saat dilarikan ke rumah sakit. Sehingga ia harus menjalani operasi.
 
 
Pasca operasi, kondisi Tukul mulai membaik. Namun kerap kali tekanan darahnya naik-turun.
 
"Sampai saat ini kondisi pemantauan di ruang semi intensif yaitu di ruang stroker unit, jadi memang tekanan darah terlihat masih naik turun. Jadi kadang-kadang stabil kadang-kadang tiba-tiba naik," ungkap dr. Sardiana Salam, Sp.S,M.kes, saat konferensi pers secara virtual.
 
Karena kondisinya masih pascaakut, dan memang saat ini untuk tensinya itu ada target yang kita targetkan dan itu sudah diberikan obat anti hipertensi," sambungnya.
 
 
Berdasarkan penuturan dokter, paling tidak dibutuhkan waktu 3 bulan untuk pemulihan. 
 
Tukul akan menjalani sejumlah pengobatan, seperti fisioterapi, okupasi terapi, dan terapi syaraf.
 
"Penyembuhan butuh waktu berapa lama berdasarkan fase akutnya yaitu 21 hari untuk fase akut pada stroke perdarahan," jelas dr. Sardiana Salam, Sp.S,M.kes.
 
 
"Yang kami sudah sampaikan di awal, kami ada tim neurorestorasi yang ke depannya akan memberikan pelatihan dari sisi fisioterapi, okupasi terapi, terapi syaraf sampai dalam tiga bulan itu akan kita berikan pelatihan," tambahnya.
 
Kondisi Tukul semakin hari semakin membaik, meskipun ia masih terbaring lemah. 
 
Namun, ia mulai mampu merespons saat diajak komunikasi dengan menggerakan anggota tubuhnya.
 
 
"Jadi pada prinsipnya, pas melakukan tindakan sudah mendapatkan respons yang sangat baik pada pasien. Lalu untuk pemulihan secara literatur memang fase akut itu kurang lebih sekitar tiga minggu. Tapi untuk penyerapan sempurna dari pecahnya pembuluh darah seperti ini, untuk darah murni diserap seperti itu kurang lebih butuh waktu sekitar 8-12 minggu secara literatur. Tapi dalam fase itu diharapkan itu pun juga tergantung dengan masing-masing respons pasien sebenarnya," ujar dr. Arief Rahman Kemal.
 
Keluarga dan dokter memohon do’a agar Tukul Arwana bisa segera kembali pulih dan bisa kembali menghibur masyarakat Indonesia.
 
"Jadi diharapkan dengan seiring berjalannya waktu, fase akutnya sudah terlewati, diharapkan pemulihannya lebih intensif lagi dilakukan di ruangan neurorestorasi. Kita akan melakukan secara intensif, fisioterapi intensif, okupasi terapi intensif, itu yang perlu kita lakukan untuk beliau," kata dr. Arief Rahman Kemal.
 
"Saya mewakili keluarga besar Tukul Arwana memohon doanya rekan-rekan semua agar beliau segera pulih, segera Kembali beraktivitas, kembali menghibur seluruh masyarakat Indonesia," ucap manajer Tukul Arwana, Rizky Kimon.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Refly Rafesqy

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X