Simak 8 Jenis Teknik Hacking yang Sering Digunakan Hacker di Dunia Maya, Nomor 1 Sering Terjadi Lewat Email

photo author
Muhammad Husnun Nadhif, Liputan Bekasi
- Senin, 12 September 2022 | 17:52 WIB
Simak 8 Jenis Teknik Hacking yang Sering Digunakan Hacker di Dunia Maya, Nomor 1 Sering Terjadi Lewat Email (mohamed_hassan via Pixabay.com)
Simak 8 Jenis Teknik Hacking yang Sering Digunakan Hacker di Dunia Maya, Nomor 1 Sering Terjadi Lewat Email (mohamed_hassan via Pixabay.com)
LIPUTANBEKASI.COM - Pastinya istilah hacking sudah tidak asing lagi bagi Anda, ini saja momok dan ancaman yang paling menakutkan, apalagi dunia digital yang berkembang pesat saat ini, hacker bahkan bisa menyerang bahkan hanya melalui email Anda.
 
Hacking juga tampaknya menjadi istilah yang sangat populer dan hangat diperdebatkan di era digital ini. 
 
Beberapa memujanya, beberapa takut padanya, dan beberapa ingin merasa seperti seorang hacker.
 
Akhir-akhir ini pula, istilah hacker juga ramai diperbincangkan oleh netizen Indonesia, pasalnya ada akun Twitter yang bernama Bjorka yang mengaku meretas berbagai sistem informasi di Pemerintahan.
 
 
Bjorka bahkan memberikan ancaman untuk membongkar berbagai data yang disembunyikan oleh Pemerintahan saat ini.
 
Aktivitas hacking dapat merusak pertahanan lawan dengan beberapa cara, namun tahukah Anda bahwa ada teknik hacking yang sering dilakukan oleh para hacker meskipun dianggap sangat berbahaya?
 
Kumpulan teknik hacking berikut ini memiliki tingkat ancaman dan bahaya tersendiri. Berikut daftarnya:
 
 
1. Phishing
Hacker kriminal membuat email penipuan yang tampaknya berasal dari organisasi yang sah dan meminta pengguna untuk membukanya. 
 
Pengguna kemudian ditipu untuk memasukkan kredensial login mereka dan mengungkapkan informasi pribadi lainnya, seperti tanggal lahir, nomor Jaminan Sosial atau detail kartu kredit.
 
Pastikan Anda mengecek kredensial email yang anda dapat, dan hubungi pihak resmi dari perusahaan untuk mengkonfirmasi kebenaran email tersebut.
 
 
2. DoS and DDoS
Teknik-teknik ini membuat pengguna tidak mungkin mengakses sistem komputer, jaringan, layanan, atau sumber daya teknologi informasi (TI) lainnya. 
 
Biasanya, hacker kriminal menggunakan teknik ini untuk merusak server web, sistem, atau jaringan dengan mengganggu arus lalu lintas normal pada server.
 
3. Viruses and malicious code
Seorang hacker memasukkan kode berbahaya, termasuk  Virus (worm dan Trojan horse), ke dalam file situs web, seringkali dengan maksud untuk mencuri cookie yang melacak aktivitas online pengguna.
 
 
4. User interface (UI) redress
Teknik ini, juga dikenal sebagai clickjacking, membuat UI dan tautan palsu di atas halaman web asli dan menipu pengguna agar mengklik tautan tersebut. 
 
Hacker kemudian dapat mengambil akses komputer pengguna tanpa sepengetahuan mereka.
 
5. Domain name system (DNS) cache poisoning
Teknik ini, juga dikenal sebagai DNS  spoofing , mengeksploitasi klien DNS dan server web dengan mengalihkan lalu lintas internet ke server palsu.
 
 
6. Structured Query Language (SQL) injection
Teknik ini menambahkan kode SQL ke kotak input formulir web untuk mendapatkan akses ke sumber daya dan data yang tidak sah.
 
7. Keylogger injection
Program keylogging dimasukkan ke dalam sistem pengguna sebagai malware untuk memantau dan merekam setiap penekanan tombol pengguna. 
 
Hal ini memungkinkan para hacker untuk mencuri informasi yang dapat diidentifikasi secara pribadi, kata sandi, dan data perusahaan yang sensitif.
 
 
8. Brute-force attack
Serangan ini biasanya menggunakan alat otomatis untuk menebak berbagai kombinasi nama pengguna dan kata sandi sampai mereka menemukan kombinasi yang benar.
 
Itulah tadi berbagai jenis teknik hacking yang paling sering digunakan para hacker di dunia maya.
 
Ingat! Pastikan anda mengamankan akun yang anda miliki dengan berbagai macam keamanan, dan jangan mudah terpercaya dengan email ataupun pesan yang mengatasnamakan perusahaan besar, karena bisa jadi itu adalah hacker yang ingin mengambil data anda.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Laela Alghaf Faria

Sumber: Techtarget

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X