LIPUTANBEKASI.COM - Polri semakin gencar melakukan upaya pencegahan radikalisme yang dianggap kian berkembang seiring maraknya isu global.
Perkembangan media digital yang mudah diakses oleh masyarakat serta kurangnya kompetensi untuk menyaaring pemberitaan yang beredar menjadi salah satu poin penyebaran radikalisme.
Bahkan isu radikalisme yang terkontaminasi dengan masjid menjadi perhatian pihak kepolisian.
Hal tersebut dikarenakan rekam jejak pengungkapan kasus radikalisme yang ditangani kepolisisan pada tahun 2021 lalu.
Baca Juga: Lirik lagu Dibanding Dia dari Lyodra Ginting yang Menuai Pujian Warganet
Dikutip LIPUTANBEKASI.COM dari PikiranRakyat.com dengan judul berita "Polri Sepakat Lakukan Pemetaan terhadap Masjid demi Cegah Radikalisme".
Brigjen Pol. Umar Effendi mengungkapkan sejumlah cara yang diterapkan Polri dalam upaya menangkal paham ekstremisme dan radikalisme.
Hal itu disampaikannya saat menjadi pembicara di acara Optimilisasi Islam Wasathiyah dalam Mencegah Ekstremisme dan Terorisme yang digelar Majelis Ulama Indonesia (MUI) pada Rabu, 26 Januari 2022.
Baca Juga: Zodiak Beruntung di Tahun 2022, Apakah Zodiakmu Termasuk? Yuk Simak
Brigjen Pol. Umar Effendi menjadi pembicara untuk menggantikan Kapolri Listyo Sigit Prabowo yang berhalangan hadir.
Umar Effendi mengatakan, perkembangan paham ekstremisme dan radikalisme di Indonesia tidak lepas dari perkembangan situasi di global dan regional.
"Salah satunya kondisi di Afghanistan di mana kemenangan Taliban dianggap sebagai kemenangan umat Islam yang secara langsung maupun tidak, berpotensi menimbulkan simpati dari kelompok radikal termasuk di Indonesia," katanya.
Umar melaporkan, sepanjang tahun 2021, Polri telah mengamankan 392 orang terduga teroris yang terlibat dalam 26 kasus tindak pidana ekstremisme dan terorisme di berbagai wilayah di Indonesia.
"Jadi kalau itu dijadikan pasukan, sudah bisa untuk 4 kompi. Ini sangat berbahaya. Bayangkan, satu kompi saja sudah maut apalagi empat," katanya.
Artikel Terkait
Pelaku Pembakar Mimbar di Masjid Raya Makassar di Buru Polisi, Identitasnya Sudah di Kantongi
Alex Noerdin Bantah Anggarkan Dana Pembangunan Masjid Raya Sriwijaya : Tidak ada perintah, itu hanya Saran
56 Pegawai Tak Lolos TWK, Didepak KPK tapi Direkrut Polri?
Hari HAM Sedunia, Polri Akan Adakan Lomba Orasi
Lomba Orasi Unjuk Rasa Piala Polri Berhadiah Ratusan Juta Rupiah, Ini Info Lengkapnya
Polri Musnahkan 1,74 Ton Narkoba Hasil Operasi Nila Jaya Selama 2 Pekan
Polri Ungkap Korupsi PT JIP yang Merugikan Negara 350 Miliar
Heboh! Rahmat Effendi Walikota Bekasi Minta Sumbangan Masjid, Faktanya Suap