LIPUTANBEKASI.COM - Hari Minggu, tanggal 26 Desember 2004 merupakan hari yang memilukan serta penuh kedukaan bagi Indonesia dan beberapa Negara yang terdampak Tsunami kala itu.
Gempa yang yang berkekuatan 91-93 magnitudo tersebut terjadi sekitar pukul 08.00 WIB yang berpusat di lepas pantai barat Sumatera.
Gempa yang kemudian disusul dengan serangan Tsunami tersebut menjadi salah satu bencana yang paling mematikan dalam sejarah bencana di Indonesia.
Gelombang Tsunami yang mencapai ketinggian sekitar 30 meter dan dengan kecepatan mencapai 100 kilometer per jam tersebut menyapu wilayah Nanggroe Aceh Darussalam.
Baca Juga: Mutiara Hikmah Haidar Bagir, Nabi Isa AS dalam Pandangan Sayyidina Ali bin Abi Thalib
Bencana ini terjadi ketika Lempeng Hindia didorong ke bawah oleh Lempeng Burma dan memicu serangkaian Tsunami mematikan di sepanjang pesisir daratan yang berbatasan dengan Samudra Hindia.
Tidak kurang dari 230 ribu jiwa yang menjadi korban keganasan Tsunami tersebut dari beberapa Negara yang terdampak.
Baca Juga: Sudah Punya Agenda Tahun Baru? Ini Hal-Hal yang Dilarang dalam Perayaan Tahun Baru
Salah satu daerah yang terdampak kala itu adalah wilayah Nanggroe Aceh Darussalam. Tercatat kurang lebih sekitar 170.000 orang tewas.
Hari ini Minggu, 26 Desember 2021 menjadi momentum untuk mengingat kembali bencana yang mematikan yang terjadi 17 tahun lalu itu.
Guna mengenang peristiwa mematikan tersebut, di Banda Aceh sudah berdiri sebuah Museum yang dirancang sebagai monumen simbolis untuk bencana gempa bumi dan tsunami 2004 silam tersebut.***
Artikel Terkait
Bencana Topan Shaheen Hancurkan Oman, Sedikitnya 3 Orang Tewas
Antisipasi Bencana Banjir di Bekasi, Baznas Kabupaten Bekasi Siapkan Bantuan Logistik dan Tim Relawan
Jelang Natal dan Tahun Baru 2022, BMKG Prediksi Potensi Tsunami di Banten
Bupati Lumajang Tetapkan Status Tanggap Darurat Bencana Gunung Semeru
Bencana Alam di Indonesia 2021, Erupsi Gunung Semeru Adalah Bencana Gunung Api Pertama
NTT diGuncang Gempa 7,5 Magnitudo, BMKG: Peringantan Dini Tsunami Wilayah Maluku, NTB, NTT, Sulsel, dan Sultra