Ramai Tolak LGBT di Piala Dunia Qatar, Jerman, Inggris dan Denmark akan Tinggalkan FIFA?

photo author
Pingkan Alistiyani, Liputan Bekasi
- Kamis, 24 November 2022 | 18:29 WIB
lambang LGBT  Sumber Foto: pixabay
lambang LGBT Sumber Foto: pixabay

LIPUTANBEKASI.COM – Piala dunia 2022 telah berlangsung selama beberapa hari di Qatar.

Pada piala dunia Qatar ini, FIFA melarang adanya penggunaan ban kapten pelangi yang menggambarkan ‘One Love’ sebagai kampanye ramah LGBT.

Namun ternyata kampanye yang diadakan pada momen piala dunia atau world cup Qatar 2022 ini mengundang sejumlah reaksi yang berbeda-beda dari negara yang ikut berpartisipasi dalam world cup tahun ini.

Salah satu reaksinya datang dari negara Jerman, yang berpose dengan menutup mulut mereka saat foto tim jelang kick off melawan negeri sakura, yakni Jepang.

Baca Juga: Pengorbanan Ibu: Anak Terilit Hutang karena Pinjol, Ibu Rela Jual Ginjal untuk Melunasi

Aksi ini dilakukan sebagai bentuk protes kepada FIFA yang melarang mereka memakai ban kapten pelangi atau ‘One Love’ pada pertandingan world cup 2022.

Sebenarnya, penolakan terhadap LGBT tidak hanya dilakukan oleh Qatar sebagai tuan rumah World Cup atau piala dunia tahun ini, tetapi jika dicari lebih jauh, Rusia juga turut menolak terjadinya budaya One Love ini.

Rusia dikabarkan telah memblokir dan menghapus sekitar 5.500 website yang menginformasikan mengenai LGBT.

Aksi yang dilakukan oleh tim Jerman ini ternyata berpengaruh terhadap kekalahan yang harus diterima oleh tim mereka saat melawan Jepang.

Jepang berhasil menundukkan pemain Jerman dengan skor akhir 2-1.

Baca Juga: Intip Revenue Perusahaan Tesla Besutan Elon Musk yang Jadikannya Orang Terkaya di Dunia

Sontak saja warganet beramai-ramai melontarkan sindiran untuk mengejek kekalahan Jerman yang dikait-kaitkan dengan aksi tutup mulutnya.

Dilansir dari sejumlah komentar warganet yang ramai pada beberapa akun base di Twitter, mereka mengatakan bahwa kaum yang membela LGBT tidak akan pernah merasakan kemenangan karena membela kaum yang menyimpang.

“Kaum Sodom kalah sama kaum Wibu.”

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Andini P.

Sumber: Twitter

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X