LIPUTAN BEKASI.COM - Sebuah unggahan media sosial mengatakan Jepang mengumumkan bahwa pandemi Covid-19 telah berakhir pada Januari 2022.
Postingan tersebut mengklaim bahwa pemerintah Jepang telah menyatakan pandemi Covid19 berakhir karena jumlah kasus, penularan berkurang. Unduhan tersebut juga memuat grafik penurunan tajam kasus Covid-19 sejak 27 Desember 2021. Benarkah?
Baca Juga: Hasil Pertandingan BRI Liga 1 Indonesia, Borneo FC Kontra Persib Bandung
Menurut situs resmi Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia (Kominfo RI), klaim bahwa Jepang telah resmi menyatakan berakhirnya pandemi Covid-19 adalah informasi yang salah.
Bagan yang diunggah dalam laporan tersebut merupakan bagan perbandingan kasus Covid-19 di Korea Selatan dan Jepang.
Baca Juga: Hasil Pertandingan BRI Liga 1 Indonesia, PSS Sleman Kontra Madura United
Seperti dikutip situs AFP, video yang diunggah itu dibagikan saat penyebaran infeksi Covid-19 di Korea Selatan melonjak. Sementara itu, Jepang mengalami penurunan pada periode yang sama. Namun, hingga 4 Januari 2022, Jepang belum secara resmi mengumumkan berakhirnya pandemi Covid-19 di negaranya.
Fakta lain, Kementerian Kesehatan Jepang mencatat lebih dari 500 kasus baru infeksi Covid-19 pada 2 Januari 2022.
Baca Juga: Peneliti Mengungkapkan Bahwa Omicron Tidak Membahayakan Paru-Paru
Pejabat Jepang juga telah memperingatkan kemungkinan lonjakan kasus Covid-19 terkait dengan perjalanan liburan. Belum lagi varian Omicron yang menyebar cepat yang masih membuat Jepang curiga. ***
Sumber : berbagai sumber( kominfo)
Artikel Terkait
Video Syur Nagita Slavina Ternyata Hoax, Polisi beri Penjelasan
Heboh Foto KTP Dijual Jadi NFT, Kemendagri: Siap-Siap Ancaman Pidana Melayang