Penuh Dengan Kontroversi Anti-LGBTQ, Nama Dari Teleskop Nasa Yang Baru Diprotes Oleh Para Astronom

photo author
Langgeng Ikhtiar Pribadi, Liputan Bekasi
- Rabu, 6 Oktober 2021 | 16:25 WIB
teleskop nasa (https://www.flickr.com/photos/nasawebbtelescope)
teleskop nasa (https://www.flickr.com/photos/nasawebbtelescope)

LIPUTAN BEKASI - Pemberian nama untuk sebuah teleskop luar angkasa baru saja yang diluncurkan oleh NASA mendapatkan keluhan dari banyak kalangan.

Teleskop tersebut baru saja diberikan sebuah nama yaitu James Webb, James Webb sendiri merupakan tokoh yang sangat berpengaruh di Amerika Serikat sekitar tahun 1960 sampai 1970-an.

Polemik atas dari nama teleskop nasa yang baru telah beredar di kalangan kalangan astronom profesional serta ada juga kalangan kalangan astronom amatir selama bertahun-tahun lamanya.

Masalah ini semakin menjadi sorotan publik dikarenakan peluncurannya sendiri sebentar lagi akan dilakukan.

Baca Juga: Polisi mengungkapkan ada sedikitnya 6 orang tewas serta 41 orang luka-luka dalam bentrokan di Yahukimo

Dalam beberapa bulan kedepan, Teleskop Luar Angkasa yang baru milik Nasa tersebut akan menempati kos kosan baru yang meng orbit di matahari, ia akan menempati kos kosan tersebut selama bertahun tahun sembari memantau kosmos.

Dalam peluncuran kali ini sebenarnya telah terlambat selama 14 tahun dari  peluncurunnya yang direncanakan di awal.

Teleskop James Webb itu akan disertai sebuah tugas dan tanggung jawab berupa mencari secercah cahaya dari sebuah galaksi galaksi kuno.

Baca Juga: Inilah Daftar Negara Negara Terkotor di Dunia, Apakah Indonesia Termasuk ?

Planet-planet ekstrasurya yang jauh, serta gas gas yang mungkin menunjukan adanya sebuah kehidupan di benda benda langit yang lainnya, dilansir dari laporan Gizmodo.

Teleskop James Webb tersebut telah menerima surat wasiat yang akan menjadi penerus dari Teleskop sebelumnya yaitu Hubble.

Hubble sendiri adalah Teleskop luar angkasayang menjadi pelopor dari Teleskop Teleskop Nasa yang telah dibuat.

Baca Juga: Ini Dia Beberapa Negara Terkecil yang Ada di Dunia, Negara apa Saja?

James Webb sendiri adalah admin NASA selama masa Lavender Scare, dimana era itu adalah era yang melarang orang orang homoseksual bekerja di sebuah badan pemerintah Amerika Serikat.

Ada lebih dari 1200 orang - kebanyakan astronom telah mendatangani sebuah petisi untuk mendesak NASA supaya mengganti nama dari Teleskop tersebut.

Dalam gugatan tersebut telah menunjukan pada bukti bukti seperti pemecatan pekerja NASA yang bernama Clifford Norton, yang terjadi saat Webb masih berkuasa.

Baca Juga: PM Spanyol Berjanji Kembali Bangun La Palma Usai terjadi Ledakan Gunung

Norton sendiri tertangkap basah karena aktifitas gay nya yang dia lakukan.

Norton sendiri sempat dimintai keterangan oleh polisi setempat. bahkan ia tidak luput juga diintrogasi oleh NASA sendiri tentang aktivitas seksualnya tersebut.

Setelah kejadian itu, NASA langsung memecat Norton dikarnakan dari 'perilaku yang tidak bermoral' dan memiliki kepribadian yang membuatnya bekerja di badan pemerintahan lebih lanjut.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Refly Rafesqy

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X