Mengenal Moody: ada apa dengan orang Moody?

photo author
Mauidhotul Husniyah, Liputan Bekasi
- Kamis, 15 Desember 2022 | 13:21 WIB
Mengenal Moody: Ada Apa dengan Orang Moody?
Mengenal Moody: Ada Apa dengan Orang Moody?

Baca Juga: Aldi Taher sukses manggung di UI, warganet: nyanyiin lagu Lesti Sayang Rizki Billar enggak?

Daripada peran korteks prefrontal kurang optimal (bagian otak yang berperan dalam berpikir rasional dan pengambilan keputusan).

Dengan kata lain, menjadi lebih waspada, lincah dan peka terhadap rangsangan negatif.

Misalnya, orang yang sedang terjaga mengalami penurunan kontrol emosi.

Karena bagian otak yang terlibat dalam hal ini “menghilang” saat emosi itu sendiri muncul.

Selain itu, ketidakseimbangan neurotransmiter seperti serotonin dan dopamin di otak juga bisa menyebabkan masalah mood.

Serotonin berperan dalam mengendalikan kestabilan emosi dan kebahagiaan. 

Pada saat yang sama, dopamin juga berperan dalam mengendalikan emosi, menciptakan perasaan puas, senang, dan gembira.

Ketika terjadi ketidakseimbangan antara kedua neurotransmiter ini.

Seseorang lebih mudah merasakan emosi negatif, menyebabkan mereka kehilangan kendali atas emosi negatif yang ada.

Baca Juga: Tidak berubah, harga emas Antam tetap Rp1.013.000 per gram pada Kamis 15 Desember 2022 

Efek Moody

Perhatikan bahwa penurunan mood yang tiba-tiba juga mempengaruhi orang-orang disekitar .

Misalnya, saat tiba-tiba merasa down, orang lain jadi bingung dan kaget. 

Pertanyaan seperti "Apa yang terjadi? Apakah saya menyakiti dan membuat Anda kesal?".

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Andini P.

Sumber: Pijar Psikologi

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X