Stop! Kebiasaan Pijat Injak - injak punggung, Meski terasa Enak namun berbahaya Bagi Tubuh

photo author
Zian Fauzan Ramadhan, Liputan Bekasi
- Sabtu, 12 November 2022 | 11:39 WIB
Stop! Kebiasaan Injak - injak punggung, Meski terasa Enak namun berbahaya Bagi Tubuh (tangkapan layar www.soulvibrationwellness.com)
Stop! Kebiasaan Injak - injak punggung, Meski terasa Enak namun berbahaya Bagi Tubuh (tangkapan layar www.soulvibrationwellness.com)

Jika seseorang dengan massa tubuh lebih berat menginjak punggung Anda, ini bisa memicu tekanan berlebih yang jauh lebih tinggi dari kekuatan ligamen dan ruas tulang punggung.

Melakukan pijat injak punggung bukan dengan terapis berpengalaman meningkatkan risiko cedera tulang punggung.

Bahkan, dalam kasus yang lebih serius, pijat injak punggung berisiko menyebabkan patah tulang dan saraf kejepit.

Baca Juga: Lebih Baik Beli Toyota bZ4X Atau Hyundai IONIQ 5? Simak Penjelasannya

Senada dengan Krawchuk, menurut Dokter Spesialis Kedokteran Fisik dan Rehabilitasi (SpKFR), Arif Soemarjono, mengatakan bahwa injak punggung harus oleh ahlinya.

Jika pijat injak punggung dilakukan secara asal-asalan tanpa memperhatikan metode yang benar, menyebabkan seseorang mengalami pergeseran tulang punggung secara signifikan.

Pasalnya, terapis sudah terlatih untuk mengendalikan tekanan kaki dalam menyesuaikan kebutuhan para konsumen.

Jadi jika kamu memang terbiasa melakukan pijat injak punggung ini, jangan sembarangan melakukannya dan coba carilah terapis profesional yang lebih paham pada titik saraf yang benar dalam melakukan pijatan metode ini.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Dillast Prilmulyo

Sumber: instagram @hellosehat

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X